KABAR MADURA | Lukman Hakim kini menjadi orang nomor satu di pemerintahan Kabupaten Bangkalan. Dia telah resmi dilantik menjadi Bupati Bangkalan periode 2025-2030 setelah meraih 319.072 suara pada Pilkada Bangkalan 2024.
Ini bukan menjadi pengalaman pertama Lukman menjadi pemimpin. Sebelum dilantik sebagai Bupati Bangkalan, Lukman lebih dulu menjadi Kepala Desa Katol Barat, Kecamatan Geger, selama dua periode, yakni dari 2005 hingga 2019.
Jadi, sejatinya sosok Lukman sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Bangkalan. Pria kelahiran 20 Oktober 1980 itu memiliki latar belakang yang cukup mentereng, mulai dari karir politik, pendidikan, hingga sosial.
Lukman menyelesaikan pendidikan S1-nya di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dari tahun 2000 hingga 2004. Kemudian melanjutkan S2 di Universitas Trunojoyo Madura pada 2013. Sementara pendidikan dasarnya, dia jalani di tempat kelahirannya, yakni di SDN Katol Barat 2 pada 1987. Lalu pendidikan menengahnya di SMP Negeri Geger pada 1993 serta di MAN Rejoso Paterongan pada 1996.
Jiwa kepemimpinan Lukman juga diasah melalui berbagai macam organisasi yang diikuti sejak duduk di bangku kuliah. Salah satunya tidak hanya aktif di organisasi intra kampus, Lukman aktif di PMII, mulai dari jabatan strategis di tingkat rayon, komisariat, hingga cabang.
Lukman juga pernah tercatat sebagai sekretaris Aliansi Kepala Desa se-Kecamatan Geger, Ketua Ranting NU Desa Katol Barat, hingga Pengurus MWCNU Kecamatan Geger dan Ketua BPD Desa Katol Barat.
Pria berusia 45 tahun itu juga merupakan kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bangkalan. Dia menjadi sorotan publik karena mengikuti Golden Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) usai mengikuti kontestasi Pilkada.
Karir politik Lukman juga tidak kalah menarik, dia tercatat sebagai anggota aktif PDI Perjuangan dengan posisi anggota kepengurusan di tingkat Kabupaten Bangkalan.
Berbekal pengalaman organisasi yang diikutinya itu, Lukman Hakim memiliki wawasan yang cukup luas, utamanya dalam memahami dinamika masyarakat dari segala perspektif.
Berdasarkan laman e-LHKPN yang dilaporkan pada Agustus 2024, kekayaan Lukman Hakin mencapai Rp14,3 miliar. (nur/zul)





