5 Desa di Sampang Dapat Bantuan Jatim Puspa, Cair September 2025

News151 views

KABAR MADURA | Program bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk pemberdayaan usaha perempuan (Jatim Puspa) di Kabupaten Sampang dipastikan cair pada September 2025.

Penggerak Swadaya Muda Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sampang Jufri menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah memproses pengajuan pencairan dana ke Pemprov Jatim.

Menurutnya, tahapan ini menjadi langkah penting sebelum bantuan dapat disalurkan kepada para penerima manfaat di desa-desa.

“Penyaluran bantuan diproyeksikan selesai pada bulan September,” katanya, Senin (11/8/2025).

Jufri memaparkan, mekanisme pencairan dimulai dari pengajuan ke Pemprov Jatim, kemudian dana akan masuk ke rekening desa. Selanjutnya, pihak desa bertugas menyalurkan bantuan kepada penerima sesuai data yang telah ditetapkan.

Proses ini diharapkan dapat memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Jufri menjelaskan bahwa program Jatim Puspa merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah provinsi untuk meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan, khususnya mereka yang menjalankan usaha kecil dan menengah.

Dengan adanya bantuan modal ini, diharapkan para penerima mampu mengembangkan usaha, memperluas pemasaran, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Mengenai nominal bantuan yang akan diterima setiap keluarga penerima manfaat (KPM), kata Jufri, cukup besar untuk menunjang kegiatan usaha.

Baca Juga:  Belum Punya Gedung Permanen, Siswa Baru Sekolah Rakyat Pamekasan Dipindah ke Sampang

“Besaran bantuan Jatim Puspa per KPM sebesar Rp2,5 juta untuk menunjang kegiatan usaha masyarakat,” paparnya.

Untuk diketahui, penerima program Jatim Puspa 2025 di Sampang didominasi oleh Kecamatan Camplong dengan pagu anggaran yang bervariasi di antaranya, Desa Banjar Talela sebesar Rp170.000.000 juta, Desa Madupat sebesar Rp164.750.000 juta. Kemudian Desa Rabasan, sebesar Rp146.375.000 juta, dan Desa Sejati sebesar Rp96.620.000 juta.

Sementara untuk Kecamatan Kedungdung hanya menyasar satu desa, yaitu Desa Rohayu, dengan nominal bantuan sebesar Rp115.000.000 juta. (yan/din)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar