Mengenal Sosok Tunanetra asal Pragaan Sumenep Penghafal Al-Quran

News220 views

KABARMADURA.ID | SUMENEP-Asis Suwarno, pria paruh baya asal Dusun dung Daja, Desa Pragaan Laok, Kecamatan Pragaan, sudah menyandang status tunanetra sejak lahir. Namun siapa sangka, di tengah keterbatasan penglihatan, Asis kini sudah berhasil menghafal 5 juz Al-Quran.

Dia kesehariannya bekerja sebagai tukang nyebit (memisahkan lidi daun lontar). Menurutnya, bukan hal yang mudah hingga berhasil menghafal Al-Quran, sebab dia harus membutuhkan pendamping. Artinya, dirinya tidak bisa menghafal sendiri karena tidak bisa melihat.

“Menghafal Al-Quran keinginan saya sejak kecil, saya terus belajar di samping harus memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya kepada Kabar Madura.

Baca Juga:  BIP Foundation Hadiahkan Umrah untuk Penyandang Disabilitas Penghafal Al-Qur’an

Selain 5 juz, Asis telah menghafal surah Yasin dan Waki’ah. Dia berkomitmen untuk terus istikamah agar hafalannya bisa bertambah, syukur-syukur bisa hafal hingga 30 juz. Bahkan, Asis juga optimistis bisa berkegiatan layaknya orang normal biasanya.

“Kalau saya itu mulai sejak lahir (tunanetra, red), belajar Al-Qur’an pada guru saya di rumah. Saya dulu juga nyantri di baratnya rumah,” jelasnya.

“Ini berkat ketekunan belajar mengaji sejak kecil,” imbuh Asis.

Tidak hanya itu, Asis mengaku sudah hafal dengan jalanan di sekitar rumahnya tanpa bantuan orang lain. Meskipun, saat kecil ibunya melarang untuk keluar rumah karena khawatir kesasar dan terjatuh.

Baca Juga:  Wabup Pamekasan: Penghafal Al-Qur'an Adalah Penjaga Kalamullah dan Fondasi Spiritual Daerah

“Saya tetap ingin seperti yang lain meski punya keterbatasan). Hati itu berkata, tidak boleh putus asa tidak bisa jalan, selama tidak mengganggu seseorang, tidak mengganggu teman,” tukasnya.

Pewarta: Moh. Razin

Redaktur: Sule Sulaiman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *