Disporapar Pamekasan Pastikan 2024, Masuk Wisata Cukup Pakai Kartu

News172 views

KABARMDURA.ID | PAMEKASAN-Pemberlakuan pembayaran  non tunai bagi setiap pengunjung wisata bukan sebatas wacana. Akan tetapi, langkah itu akan segera ditetapkan untuk setiap lokasi wisata yang dikelola pemerintah. Sesuai rencananya, pemberlakuannya akan direalisasikan tahun 2024 mendatang. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pemaksaan Moh. Zahri, Selasa K7/11/2023). 

Menurutnya, saat ini mulai berkoordinasi dengan pihak Bank Jatim untuk kerjasama dalam merealisasikan dana tersebut. Bahkan sebelum menentukan Bank Jatim sebagai penyalur bantuan. Sebelumnya sudah menyeleksi beberapa bank yang akan diajak kerjasama. Dari hasil seleksi tersebut, Bank Jatim terpilih sebagai perbankan yang nantinya juga menyalurkan dana tersebut. 

“Seleksi ini sebagai tahapan untuk menentukan sistem kerjasama yang baik antar bank dengan kami. Tentunya, aman dalam membayar. selain Bank Jatim ada perusahaan aplikasi dari Surabaya yg menawarkan. Cuma kita kaji, ternyata ada fee tiket yang harus masuk ke mereka, sedangkan bank jatim free, artinya hanya membantu alat dan sistemnya tanpa ada fee,” ujarnya kepada Kabar Madura.

Baca Juga:  Kondisi Masih Landai: H+3 Lebaran, Polisi di Pamekasan Pantau Sejumlah Destinasi Wisata

Pihaknya menuturkan, saat ini instansinya mulai mempersiapkan sosialisasi penerapan pembayaran non tunai di lokasi wisata. Seperti penggunaan kartu untuk masuk maupun membayar secara non tunai.  Sebab tidak semua masyarakat mengetahui penggunaan kartu untuk pembayaran non tunai. Sehingga ketika diterapkan pembayaran non tunai tidak akan ada masalah dan berjalan lancar. 

“Mengenai sistem, kami masih menunggu sosialisasi dari Bank Jatim selaku pemilik alat dan sistemnya. Untuk sementara ini,  kami masih mengajukan untuk penerapannya. Selanjutnya, akan diajukan ke Bank Jatim pusat,” tuturnya. 

Ditegaskan, sebelum penetapan realisasi pembayaran non tunai, selama setahun akan diterapkan uji coba terhadap wisata binaan. Seperti, Wisata Pantai Jumiang, Talang Siring dan Ekowisata Mangrove. Setelah masa uji coba selesai, maka penerapannya akan diberlakukan ke semua lokasi wisata yang berada di daerah dengan slogan Bumi Gerbang Salam. 

“Pemberlakuan uji coba ini, tidak lain untuk mengevaluasi kekurangan dari penerapan pembayaran non tunai. Kalau hasilnya memuaskan, tentu segera diberlakukan ke setiap lokasi wisata di Pamekasan,” tegasnya. 

Pewarta: KM71

Redaktur: Totok Iswanto 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *