KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Ratusan sekolah menengah pertama (SMP) di Pamekasan rata-rata terakreditasi B. Dari 181 SMP yang ada, hanya 20 sekolah yang terakreditasi A. Sisanya 114 SMP terakreditasi B dan 47 SMP terakreditasi C.
Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan Ridwan mengatakan, mayoritas SMP yang belum terakreditasi A itu lantaran belum memenuhi 8 standar pendidikan, salah satunya karena sarana dan prasarana (sarpras) belum memadai dan dokumen kurang lengkap.
“Jumlah itu sebelum adanya perpanjangan otomatis. Karena sekarang sudah ada otomatisasi perpanjangan akreditasi. Akreditasi C itu rata-rata swasta, untuk yang A dan B campuran. Biasanya, setiap lima tahun sekali baru ada penilaian untuk reakreditasi,” jelas Ridwan saat ditemui Kabar Madura, Selasa (7/11/2023).
Dia menyebut, 8 standar pendidikan yang dimaksud adalah standar sarpras, standar kelulusan, standar evaluasi, standar pendidik, standar keuangan, standar proses, standar isi, dan standar pengelolaan. Apabila 8 standar itu terpenuhi, maka bisa mencapai akreditasi A.
Setiap tahun, ungkap Ridwan, pihaknya memberikan pendampingan kepada sekolah dalam pemenuhan akreditasi. Harapannya, dengan adanya pendampingan itu bisa berdampak pada peningkatan akreditasi.
“Tahun ini ada 60 sekolah yang dilakukan pendampingan akreditasi. Sekolah mana yang reakreditasi, itu yang kami dampingi. Pendampingan kami alokasikan Rp25 juta. Sekarang istilahnya itu, unggul untuk akreditasi A, sangat baik itu B, dan kategori baik, C,” papar Ridwan.
Pewarta: Safira Nur Laily
Redaktur: Sule Sulaiman





