KABAR MADURA | Generasi Emas Nusantara (GEN) Pamekasan turut bersuara dalam urusan politik. Ketua GEN Pamekasan Nurahmad mengaku sempat khawatir atas kondisi masyarakat Madura menjelang Pemilu 2024.
Namun, dalam perjalanannya, alumnus Universitas Islam Madura (UIM) ini menyadari betapa masyarakat Madura sudah teruji dalam urusan politik.
”Kami cermati, masyarakat Madura memang teguh dalam urusan pilihan, sehingga mereka cenderung menampakkan perbedaan pilihan dalam berpolitik. Meskipun itu rentan menimbulkan konflik, tapi nyatanya jarang terjadi karena masyarakat Madura sudah terbukti dewasa dalam berdemokrasi,” ujarnya.
Pemuda yang akrab disapa Rahmad itu menegaskan, keguyuban orang Madura dalam berpolitik selama ini penting diresapi oleh generasi muda. Terutama mereka yang tergolong pemilih pemula.
”Nenek moyang dan orang tua kita sudah mengajarkan arti persaudaraan di atas segalanya. Itu mesti mendarah daging dalam diri para pemuda selaku generasi emas di negeri ini,” terangnya.
Pemuda berusia 25 tahun itu menambahkan, Madura harus terus merekatkan kerukunan menjelang Pemilu 2024. Solidaritas masyarakat Madura mesti dijunjung setinggi-tingginya.
”Perbedaan pilihan memang sebuah keniscayaan. Harus diterima dengan hati dingin. Politik itu harus merekatkan, bukan meretakkan,” tegasnya.
Pewarta: Khoyrul Umam Syarif
Redaktur: Sule Sulaiman





