Bulan Ramadan, Sumenep Butuh Tambahan Jumlah Guru Agama  

News, Pendidikan62 views

KABAR MADURA | Krisis guru agama untuk sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep belum terurai. Sehingga, berdampak pada kegiatan belajar mengajar (KBM), utamanya di sekolah negeri.

Kepala Disdik Sumenep Agus Dwi Saputra melalui Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Ketenagaan Akhmad Fairusi mengatakan, menjelang bulan suci Ramadan, perlu adanya   tambahan guru agama. Tujuannya agar nantinya dapat mengoptimalkan proses belajar mengajar.

“Ya untuk guru agama memang butuh penambahan,” katanya, Selasa (5/3/2024).

Terdapat 385 guru  agama di Sumenep  berstatus aparatur sipil negara (ASN). Namun, saat ini masuk kekurangan sebanyak 331 guru. Sebenarnya sudah terpenuhi melalui seleksi PPPK, namun belum bertugas.

Baca Juga:  Ngambri Berkah Ramadan, JMP Santuni Ratusan Pekerja Sektor Informal 

Oleh karena itu, diajukan guru tambahan khusus bulan suci Ramadan, setidaknya sebanyak 221 guru. Sehingga, proses belajar mengajar ilmu agama benar-benar maksimal. Harapannya bulan ini sudah didapatkan.

“Kami terus berikhtiar, agar guru agama ada penambahan,” tuturnya.

Dengan adanya tambahan itu, kata Fairusi, proses belajar mengajar pendidikan keagamaan ditangani guru yang sudah sesuai kompetensinya. Dia yakin, gurunya berstatus PNS atau PPPK tentu sudah profesional dan dapat dipertanggungjawabkan kompetensinya.

Sedangkan  kekurangan guru agama  itu salah satunya  disebabkan  karena jumlah guru yang purnatugas semakin bertambah. Setiap pekan, rata-rata sekitar 2 hingga 3 guru pensiun. Sebaliknya, pengisian kekosongan tidak sebanding. Jika dibiarkan, akan berpengaruh terhadap pelayanan dan pembelajaran bagi siswa di sekolah.

Baca Juga:  Ngambri Berkah Ramadan, JMP Santuni Ratusan Pekerja Sektor Informal 

“Jadi, saya sebut bahwa guru agama di sekolah negeri di Sumenep butuh adanya penambahan,” ujarnya.

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Wawan A. Husna

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *