Pemkab Sumenep Bertahap Dukung Desa Potensial Wisata

News75 views

KABAR MADURA | Beberapa desa mulai menggali potensinya, salah satunya Desa Aeng Tongtong. Desa itu mengembangkan bidang usaha wisata air yang diberi nama Perreng Mandhi. Bahkan mendapatkan support dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep.

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep Suroyo mengatakan,  pada pengembangan potensial yang digagas desa, pemerintah harus juga ambil peran.

“Kami sering menyampaikan bahwa potensi-potensi desa itu harus mendapatkan dukungan, minimal ada data yang terkoneksi, sehingga satu desa dengan yang lainnya saling terikat dan menguntungkan,” kata dia.

Misalnya, memetakan desa yang mengembangkan destinasi wisatanya, sehingga jika ada kegiatan, bisa diletakkan di desa-desa yang sudah berjalan pengelolaannya.

“Jangan hanya dibiarkan, tapi perlu didukung,” imbuhnya.

Baca Juga:  Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Bupati Fauzi Perkuat Pembangunan Berbasis Nilai Kebangsaan

Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Ekonomi Masyarakat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep Fadholi mengatakan, sudah melakukan beberapa mendukung peningkatan potensi desa.

“Ada beberapa program diberikan kepada beberapa desa pengelola wisata, tetapi tidak menyeluruh, dicicil beberapa desa saja dulu,” paparnya.

Sekadar diketahui, pengembangan potensi Wisata Perreng Mandhi sendiri memadukan sentuhan budaya lokal zaman dulu dengan pesona alam alaminya, membuat pengunjung seolah masuk ke daerah pedesaan yang sejuk nan asri.

Di sepanjang kawasan wisata, mengalir sungai dengan airnya yang jernih. Dampaknya pohon-pohon yang menghijau, ditambah dengan rumpun-rumpun bambu juga sukses menghadirkan rasa nyaman nan menenangkan bagi setiap pengunjung yang datang.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Pastikan PPPK Aman, Tak Ada Pemutusan Kontrak Meski Ada Efisiensi Anggaran

Dibangun dengan swadaya masyarakat, di objek wisata baru ini juga didirikan gazebo, jembatan dari bambu serta spot-spot foto yang unik untuk mengabadikan momen bersama keluarga, hingga berfoto prewedding.

Ketua Pengelola Wisata Keris Desa Aengtongtong Wawan Noviyanto mengatakan, untuk menunjukan suasana pedesaan, yang menjadi konsep awal wisata tersebut, pihaknya akan menyiapkan pakaian tradisional yang bisa disewa oleh wisatawan.

“Ketika berfoto di tempat ini, seakan-akan sedang berada di zaman dahulu. Sehingga, kita juga banyak belajar dari kehidupan nenek moyang,” tuturnya.

Demi kenyamanan pengunjung, pihaknya juga menyediakan berbagai layanan paket wisata, mulai dari edukasi anak, umum, reuni dan lain sebagainya.

Pewarta: Moh. Razin

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *