KABAR MADURA | Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan sudah memastikan pemberangkatan haji 2024 bahwa akan berada di kloter terakhir. Hal itu sesuai dengan qur’ah yang telah diterima.
Kepala Kemenag Pamekasan Mawardi, melalui Kepala Seksi (Kasi) Haji dan Umrah Abdul Halim mengatakan, dari jumlah calon jemaah haji (CJH) yang dijadwalkan berangkat tahun ini masih tersisa tujuh orang yang melakukan pelunasan biaya haji. Padahal pelunasan tahap kedua berakhir pada 26 Maret 2024.
“Sampai hari ini sisa tujuh orang yang belum, tapi kemungkinan lunas semua. Kalau tidak lunas, maka akan digantikan yang cadangan,” jelas Halim, Selasa (26/3/2024).
Dia menjelaskan, keberangkatan haji 2024 berbeda dengan tahun sebelumnya, yakni pada 2023 berangkat pada kloter awal, sedangkan tahun ini berangkat pada kloter terakhir. Diketahui, di Jawa Timur dibagi menjadi tujuh wilayah kerja, untuk wilayah kerja Madura kebetulan mendapatkan jatah pemberangkatan paling akhir; kloter 106,105,104, dan 103.
“Bisa terbagi 4 kloter yang berasal dari Pamekasan, karena jumlah per kloter sekarang bukan 455, tetapi 371, disesuaikan dengan jenis layanan pesawat yang disiapkan,” tambahnya.
Halim menyebut, secara umum CJH yang akan berangkat tahun ini sudah selesai membuat paspor dan melakukan pemeriksaan kesehatan. Untuk saat ini proses persiapan keberangkatan haji berada pada proses pengajuan visa haji.
“Jadi Pamekasan nanti diperkirakan akan berangkat pada 8 Juni 2024,” pungkasnya.
Diketahui, di Pamekasan ada 1.235 orang yang akan berangkat haji tahun ini, 337 orang di antaranya lansia.
Pewarta: Khoyrul Umam Syarif
Redaktur: Sule Sulaiman





