KABAR MADURA | Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Pamekasan menyatakan tidak memprioritaskan kader sendiri untuk diusung menjadi bakal calon pada Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2024.
Sebab itu, saat ini PDI Perjuangan Pamekasan membuka penjaringan bakal calon untuk umum. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil rapat internal pengurus DPC PDI Perjuangan Pamekasan, Selasa (23/4/2024).
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PDIP Pamekasan Badri Khumaini mengatakan, penjaringan peserta Pilkada 2024 ini dilakukan untuk memberikan kesempatan yang sama bagi masyarakat yang memiliki niatan maju sebagai calon bupati dan wakil bupati. Tidak terkecuali bagi kader partai politik atau parpol lain yang ingin mendapatkan rekomendasi dari PDI Perjuangan. Sebab prinsipnya, kata Badri, siapapun yang diusung nantinya berpeluang menjadi pemenang pada kontestasi lima tahunan tersebut.
“Kami akan menerima siapapun yang mendaftar, kemudian nanti akan kami seleksi,” jelasnya, Selasa (23/4/2024).
Penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati Pamekasan ini akan berlangsung sejak 24 April 2024 hingga 18 Mei 2024. Lalu setelah itu tim seleksi akan melakukan verifikasi terhadap para peserta yang sudah mengambil dan mengembalikan formulir pendaftaran. Baru kemudian akan diusulkan kepada DPD dan DPP untuk selanjutnya mendapatkan rekomendasi untuk berangkat sebagai peserta pilkada.
“Keputusannya tetap dari DPP, kami sifatnya mengusulkan dari hasil penjaringan. Kami bertekad untuk mendorong kemajuan Pamekasan,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, mantan aktivis PMII itu juga mengungkapkan bahwa pihaknya mempersilakan kader sendiri, yang memiliki niatan maju sebagai peserta pilkada, untuk menarik simpati publik. Mengingat elektabilitas figur akan menjadi salah satu yang akan menjadi pertimbangan untuk direkomendasikan.
“Hasil survei dan elektabilitas para bakal calon akan menjadi pertimbangan,” pungkasnya.
Pewarta: Khoyrul Umam Syarif
Redaktur: Sule Sulaiman





