KABAR MADURA | Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pamekasan Al Anwari mengeklaim telah mendapatkan tugas khusus dari partai untuk menjadi kandidat peserta Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2024. Pria yang kini menjabat anggota DPRD Pamekasan itu menyebut sudah siap turun untuk merebut hati masyarakat.
Sebagai kader partai, menurutnya, sudah selayaknya mengikuti setiap instruksi partai, apalagi kalau nanti sudah ada rekomendasi resmi. Dia mengungkapkan, akan berupaya maksimal agar bisa duduk sebagai salah satu kandidat peserta pilkada mendatang, baik di posisi calon bupati atau calon wakil bupati.
Al Anwari menegaskan, dirinya memiliki modal pengalaman yang cukup untuk terlibat langsung maju sebagai peserta pilkada. Diketahui, pria asal Pantura Pamekasan itu sudah berkecimpung lama di dunia perpolitikan Pamekasan, yakni selama kurang lebih 20 tahun.
“InsyaAllah saya paham dengan kebutuhan masyarakat Pamekasan itu apa, baik yang jangka panjang, menengah, maupun pendek. Kalau suatu saat saya maju, tentu targetnya bagaimana memenuhi keinginan masyarakat itu,” paparnya, Kamis (30/5/2024).
Kata Al Anwari, terdapat beberapa hal yang perlu dipikirkan dalam membangun Pamekasan ke depan, di antaranya perbaikan infrastruktur, harga tembakau harus tinggi, kebutuhan pupuk, dan pelayanan publik di bidang kesehatan dan pendidikan.
Kemudian saat disinggung soal restu keluarga, Al Anwari menjelaskan, keluarga sudah mendukung sepenuhnya, meskipun dirinya belum pamitan secara formal. Sebab, dirinya masih menunggu rekomendasi resmi dari partainya.
“Saya belum buat baliho dan alat peraga kampanye lainnya. Kalau berdasarkan survei internal partai saya masih tertinggi, katanya begitu. Tapi dalam politik, segala sesuatu bisa berubah dengan waktu yang sangat cepat, bahkan tidak bisa ditentukan,” tambahnya.
Namun, kendati menyatakan siap maju sebagai peserta pilkada mendatang, dia tidak tertarik untuk mengikuti penjaringan di partai lain.
“Karena PKS yang memanggil, bukan saya yang melamar untuk maju di Pilkada 2024,” tukasnya.
Pewarta: Khoyrul Umam Syarif
Redaktur: Sule Sulaiman





