Satu Pasar Kembali Aktif, Nihil Kontribusi PAD

News124 views

KABAR MADURA | Dari 11 pasar di Sumenep yang tidak aktif, saat ini baru satu pasar yang kembali aktif, yakni di pasar Kangayan. Kendati sudah aktif, Namun hingga saat ini tidak berkontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

Disampaikan Kabid Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM dan Perindag) Sumenep Idham Halil, walaupun sudah kembali aktif, namun pasar itu masih sebatas uji coba sehingga belum bisa memberikan PAD.

“Jikalau sudah bagus, dan masyarakat banyak berkunjung, nantinya akan ditarik retribusinya,” katanya, Minggu, (2/6/2024).

Menurutnya, salama ini pengunjung atau pembeli untuk antusias ke pasar Kangayan masih sedikit, sehingga tidak diterapkannya penarikan retribusi.

“Ini membutuhkan waktu yang lama, jika langsung ditarik retribusi, khawatir para pedagang tidak jualan lagi di sana. Jadi menunggu,“ katanya.

Di Sumenep, terdapat 45 pasar. Namun tidak sepenuhnya milik Pemkab Sumenep. Hanya 26 pasar yang berstatus milik pemkab, sementara 15 lainnya milik desa, serta sisanya empat pasar merupakan milik pihak lain seperti milik yayasan, PT Garam dan lainnya.

Sementara itu, anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep Juhari menkankan, agar pasar yang sudah aktif, diharapkan segera dilakukan penarikan teribusi.

“Tidak ada alasan, semua pasar yang aktif harus memberikan kontribusi PAD,” tandasnya.

Pewarta: Imam Mahdi
Redaktur Fathor Rahman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *