KABAR MADURA | Rehabilitasi Gedung Olahraga (GOR) M. Tabrani atau GOR Teja hingga kini belum terealisasi. Padahal, rencana rehabilitasi itu telah diagendakan sejak tahun lalu.
Anggota Komisi IV DPRD Pamekasan Wardatus Sarifah mengatakan, rehabilitasi gedung harus dilakukan dengan matang serta memperhatikan kualitas bangunan. Pasalnya, kegiatan rehabilitasi itu tidak hanya untuk penyerapan anggaran saja, akan tetapi dalam rangka peningkatan mutu sarana olahraga.
“Disporapar (Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata) harusnya menjadi pionir dalam peningkatan PAD dari sisi pariwisata dan juga dari sisi olahraga, seperti persewaaan gedung olahraga atau event olahraga,” paparnya, Senin (10/6/2024).
Menurut Warda, dengan adanya rehabilitasi tersebut, nantinya diharapkan bisa mendongkrak capaian pendapatan asli daerah (PAD). Sebab, bisa menarik perhatian pengguna dengan terpenuhinya fasilitas olahraga dan kelayakan gedung. Sehingga, tarif PAD yang ditarik pun terbilang seimbang.
“Kami harap, setelah rehab, GOR Teja bisa memberikan angin segar terhadap peningkatan PAD Pamekasan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Disporapar Pamekasan Kusyairi mengatakan, rehabilitasi GOR Teja akan terealisasi tahun ini. Namun, untuk kepastian waktunya, masih belum diketahui. Ditanya soal porsi anggaran yang dialokasikan untuk rehabilitasi gedung tersebut, Kusyairi tidak menjawab secara detail.
“Kami tidak bisa memastikan kapan, tapi yang jelas tahun ini. Soal anggaran, saya lupa berapa, belum cek lagi,” singkatnya kepada Kabar Madura.
Pewarta: Safira Nur Laily
Redaktur: Sule Sulaiman





