KABAR MADURA | Pembangunan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terus digenjot untuk segera selesai. Namun, proyek itu diprediksi tidak dapat selesai pada Agustus mendatang. Alasannya, pengerjaan proyek disesuaikan dengan kontrak yang ditentukan, yakni ditarget selesai pada 19 September 2024.
Kepala Bidang (Kabid) Penataan Bangunan dan Gedung Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sumenep Indra Aprianto mengatakan, jika digunakan untuk menyimak dan mendengarkan pidato kenegaraan pada 17 Agustus, dimungkinkan bisa, tetapi untuk selesai 100 persen pada Agustus, masih pesimis.
“Saya luruskan ya, yang dimaksud selesai dan dapat digunakan untuk pidato kenegaraan pada hari kemerdekaan itu hanya gedung ruang paripurna, kalau selesai selesai secara keseluruhan Insya Allah sesuai kontrak,” katanya, Minggu (21/7/2024).
Dari saat ini, pekerjaan masih sekitar dua bulan. Meski demikian, diusahakan terus dikerjakan semaksimal mungkin, agar pekerjaan sesuai target yang ditentukan atau sebelum target yang ditentukan sudah selesai.
Saat ini masih tahap finishing, yakni pemasangan pancang ruang paripurna, sehingga yang diinginkan oleh DPRD nantinya dapat tercapai sesuai dengan harapan, yakni ruangannya dapat ditempati pada hari kemerdekaan pada waktu pidato kenegaraan dimulai.
Sebelumnya, Ketua DPRD Sumenep Abdul Hamid Ali Munir menginginkan agar pembangunan gedung DPRD bisa selesai dan dapat digunakan untuk menyimak dan mendengarkan pidato kenegaraan pada hari kemerdekaan.
“OPD teknis serta pihak rekanan harus lebih fokus dan memaksimalkan pekerjaan gedung DPRD itu,” kata politisi PKB ini.
Pembangunan gedung DPRD di Desa Gedungan, Kecamatan Batuan Sumenep itu dikerjakan sejak 2022. Dimulai dari pematangan lahan atau pemadatan lahan sudah menghabiskan APBD Rp940 juta.
Kemudian pembangunan fisiknya baru dilanjutkan pada tahun 2023. Anggarannya senilai Rp41.203.100.000. Kemudian, sisanya Rp60.972.700.000 pada APBD 2024 ini dan ditarget selesai pada tahun ini.
Pewarta: Imam Mahdi
Redaktur: Wawan A. Husna





