PPP Terkunci, Fauzi Borong Rekomendasi Mayoritas Parpol di Sumenep

Pilkada, Headline359 views

KABAR MADURA | Potensi terjadi bumbung kosong pada Pilkada Sumenep 2024 kian besar. Gejala itu menguat setelah mayoritas partai politik sudah menentukan sikap untuk bergabung dengan tim petahana. Terlebih, Partai NasDem yang cukup lama belum menentukan sikap, baru-baru ini menunjukkan sinyal bakal mendukung pencalonan Achmad Fauzi Wongsojudo.

Ketua DPD Partai NasDem Sumenep H. Hosni mengungkapkan, dalam waktu dekat rekomendasi untuk calon bupati dan wakil bupati Sumenep dari partainya juga akan jatuh ke petahana, yakni Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

“Ya rekomendasi memang belum dipegang, tapi sudah ada dan akan diserahkan di Sampang, bisa ditebak lah akan diberikan ke siapa,” kata dia.

Menurutnya, apa pun yang diamanahkan oleh DPP Partai NasDem, diyakini sudah melalui pertimbangan dan perhitungan yang matang, sehingga pihaknya di daerah akan tunduk dan patuh.

“Intinya nanti akan disampaikan ke publik, sudah ditebak ke siapa rekomendasi itu akan diberikan, coba konfirmasi ke petahana juga,” imbuhnya.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Tegaskan Staf Ahli Bukan Jabatan Buangan

Situasi tersebut, menurut pengamat politik Sumenep, Wildan Rosaili, karena dalam dinamika politik saat ini, khususnya untuk koalisi, terbangun dari konsolidasi elit pusat, bukan hasil komunikasi dan konsolidasi potensi elit lokal.

Oleh karena itu, banyak rekomendasi untuk beberapa daerah yang tidak begitu memperhatikan kualifikasi integritas tingkat lokal. Bahkan, saat Partai NasDem belum mengambil sikap, rekomendasinya sulit ditebak bakal jatuh ke siapa saja.

“Jika melihat itu, tentu PPP cukup dekat dengan PDI Perjuangan, potensi rekom PPP di Sumenep diselesaikan antar elit kedua partai tersebut, kalau ke NasDem (sebelumnya) masih lebih berpeluang besar tidak berkoalisi dengan PDI Perjuangan,” paparnya.

Apalagi, pada kenyataannya, tokoh pengurus DPP PDI Perjuangan dari Sumenep, Said Abdullah, lebih nampak mendukung kader PPP di Pamekasan untuk nyalon bupati, yang harapannya di Sumenep PPP mendukung PDI Perjuangan atau tidak mencalonkan kadernya.

Maka, dengan tambahan dukungan dari Partai Gerindra, maka sudah ada 9 parpol yang bergabung ke Achmad Fauzi Wongsojudo dan KH Imam Hasyim. Partai tersebut di antaranya PAN, PKS, Partai Demokrat, PKB, PBB, Partai Hanura, Partai Gerindra, lalu PDI Perjuangan sendiri dan Partai NasDem.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Pastikan Nasib 5.224 PPPK Paruh Waktu Tetap Jadi Prioritas

Dengan dukungan 9 parpol tersebut, sudah terkumpul 44  kursi DPRD untuk mengusung calon bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. Masing-masing Partai Nasdem 5 kursi, Partai Gerindra 2 kursi, PDI Perjuangan 11 kursi, PKB 10 kursi, Partai Demokrat 7 kursi, PAN 5 kursi, PKS 2 kursi, PBB 1 kursi, dan Partai Hanura 1 kursi.

Tersisa PPP yang belum menentukan sikap atau mengusung calon. Sedangkan pada pemilu pada Februari 2024 lalu, PPP hanya meraih 6 kursi DPRD Sumenep. Sedangkan untuk bisa mencalonkan bupati, minimal harus diusung 10 kursi.

Potensi yang memungkinkan tidak ada bumbung kosong adalah jika Partai Nasdem berubah sikap dan berkoalisi dengan PPP, karena akan terkumpul 11 kursi, sehingga cukup untuk mengusung calon lain.

Pewarta: Moh. Razin

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *