8 Gol dalam 14 Laga, Brandao Jadi Kunci Madura United Bertahan di Super League

KABAR MADURA | Di balik keberhasilan Madura United lolos dari jurang degradasi Super League 2025/2026, ada sosok yang layak disebut sebagai predator penyelamat, yakni Junior Brandao. Ketajamannya di lini depan menjadi salah satu faktor penting yang menjaga asa Laskar Sape Kerrab tetap hidup hingga akhir musim.

Kepastian bertahannya Madura United diperoleh setelah menaklukkan PSM Makassar pada pekan ke-34 di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Sabtu (23/5/2026). Dalam laga penentuan itu, Brandao tampil sebagai pembeda lewat dua gol yang memastikan kemenangan bagi tim tuan rumah.

Penyerang asal Brasil itu memang didatangkan bukan tanpa alasan. Setelah kembali bergabung pada putaran kedua musim ini, Brandao langsung menunjukkan insting predatornya di depan gawang lawan. Dari 14 pertandingan yang dijalani, Brandao mampu mencetak 8 gol hanya dalam total 913 menit bermain.

Jumlah gol itu masing-masing dicetak ke gawang Persis Solo, Arema FC, Dewa United, Semen Padang, Bali United, dan PSIM Yogyakarta dengan masing-masing satu gol. Sementara dua gol lainnya dicetak saat menghadapi PSM Makassar di pekan terakhir.

Baca Juga:  Madura United Cari Titik Balik saat Lawan Pesut Etam

Catatan itu menunjukkan efektivitas tinggi sang striker. Rata-rata, Brandao hanya membutuhkan sekitar 114 menit untuk mencetak satu gol bagi Madura United.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Sepanjang musim ini, Madura United mampu mencetak total 37 gol di Super League 2025/2026. Dari jumlah itu, Brandao tampil sebagai penyumbang gol terbanyak bagi Laskar Sape Kerrab.

Di bawah Brandao, Lulinha menjadi pemain tersubur kedua dengan torehan 6 gol. Sementara Jordy Wehrmann dan Jorge Mendonca masing-masing menyumbangkan 4 gol.

Kontribusi lainnya datang dari Riquelme Souza yang mencetak 3 gol. Sedangkan Iran Junior, Taufany Muslihuddin, dan Balotelli sama-sama mengoleksi 2 gol.

Adapun Ahmad Nufiandani, Aji Kusuma, Frasiskus Alesandro, Kerim Palic, dan Pedro Monteiro turut menyumbang masing-masing 1 gol.

Brandao sendiri bukan sosok asing bagi publik sepak bola Madura. Pemain kelahiran 1995 itu sebelumnya pernah memperkuat Laskar Sape Kerrab pada musim 2023/2024 dan sukses mencatatkan 9 gol dari 20 pertandingan.

Baca Juga:  Away ke Padang, Madura United Keluhkan Kebugaran Pemain

Produktivitasnya yang kembali terjaga musim ini menjadi bukti bahwa keputusan manajemen memulangkannya pada Januari 2026 lalu merupakan langkah tepat. Di saat Madura United membutuhkan sosok penyerang tajam sekaligus berpengalaman, Brandao hadir sebagai jawaban.

Tidak hanya produktif, Brandao juga tampil disiplin sepanjang musim. Dia belum pernah menerima kartu merah dan hanya mengoleksi empat kartu kuning meski bermain dalam tensi kompetisi yang tinggi.

Sepanjang karier profesionalnya, Brandao pernah memperkuat sejumlah klub di Brasil dan merasakan pengalaman bermain di Eropa. Di Indonesia, selain Madura United, dia juga sempat membela Bhayangkara FC serta Malut United sebelum akhirnya kembali menjadi andalan Laskar Sape Kerrab musim ini. (nur/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *