Singgung soal IPM, DP Pamekasan Sebut Sektor Pendidikan Perlu Ditingkatkan

Berita, News111 views

KABAR MADURA | Indeks pembangunan masyarakat (IPM) di Pamekasan mengalami peningkatan, yakni dari 69,35 di tahun 2022 menjadi 70,32 di tahun 2023. Peningkatan IPM itu dilandasi oleh beberapa faktor, yakni ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

Ketua Dewan Pendidikan Pamekasan Sahibudin mengatakan, sektor pendidikan di Pamekasan memiliki peran cukup signifikan dalam menunjang IPM. Sehingga perlu ditingkatkan lagi. Pasalnya, di Pamekasan sendiri banyak persoalan-persoalan pendidikan yang masih perlu diselesaikan.

“Secara kewilayahan, DP (Dewan Pendidikan) ini hanya mencakup SD sampai SMP. Tapi untuk menentukan IPM, harus juga mencakup ke semua jenjang,” ujarnya kepada Kabar Madura, Rabu (30/10/224).

Baca Juga:  IPM Pamekasan Naik Kelas: Harapan Sekolah Tinggi, Realita Baru Lulus SMP

Salah satu persoalan yang kerap terjadi adalah sengketa lahan sekolah, seperti halnya yang terjadi beberapa waktu lalu. Menurutnya, apabila kejadian serupa terus dibiarkan, maka akan berpengaruh pada sistem pembelajaran sekolah, yakni adanya siswa terlantar.

Selain itu, juga mengenai sumber daya manusia (SDM) tenaga pengawas dan kepala sekolah definitif. Kata Sahibuddin, minimnya tenaga pengawas atau kepala sekolah itu harus segera terpenuhi untuk keoptimalan kualitas pembelajaran.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Sahibuddin menambahkan, yang tidak kalah penting juga adanya pembaharuan data  yang sinkron mengenai angka putus sekolah antar sektor, mulai dari Disdik, Kemenag, dan lainnya. Sebab, kevalidan data cukup berpengaruh terhadap peningkatan IPM. Pihaknya akan terus mengawasi dan memberikan arahan serta mengontrol sesuai dengan fungsi kelembagaannya, mengenai pola kerja pendidikan di Pamekasan.

Baca Juga:  IPM Pamekasan Naik Kelas: Harapan Sekolah Tinggi, Realita Baru Lulus SMP

“Peningkatan IPM ini bisa tercapai, karena adanya sinergitas dengan semua pihak terkait. Mulai dari proses updating data yang sinkron, dan lainnya. Diharapkan, ada koordinasi yang kuat dengan semua sektor,” tutupnya. (nur/zul)

 

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *