4.109,23 Kilometer Irigasi Dibangun semasa Kepemimpinan Achmad Fauzi di Sumenep

Berita, News65 views

KABAR MADURA | Pada era kepemimpinan Achmad Fauzi, telah banyak memberikan perhatian terhadap sektor pertanian. Hal itu terlihat melalui pembangunan saluran irigasi yang tersebar di berbagai wilayah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sumenep Eri Susanto menyampaikan, program pembangunan irigasi ini tidak hanya menjadi tonggak kemajuan infrastruktur, tetapi juga merupakan langkah nyata dalam meningkatkan ketahanan pangan serta kesejahteraan petani di Sumenep.

“Program itu kami sediakan setiap tahun,” kata dia.

Dia menyebutkan, sejak menjabat pada 2021, Fauzi telah menekankan pentingnya pembangunan irigasi sebagai bagian dari program jangka panjang untuk memperbaiki dan memperkuat sistem pertanian di daerahnya. Berbagai saluran irigasi baru telah dibangun, sementara saluran irigasi yang lama dan rusak juga telah diperbaiki.

Berdasarkan data dari Dinas PUTR Sumenep, lebih dari 4.109,23 kilometer saluran irigasi baru telah dibangun, dan lebih dari 313,72 persen dari saluran irigasi yang ada telah diperbaiki serta dipelihara.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Imbau Warga Waspada El Nino, Antisipasi Kekeringan dan Cuaca Ekstrem

Rinciannya, pada tahun 2021, rasio jaringan irigasi yang dalam kondisi baik mencapai 72,34 persen, meningkat menjadi 80,22 persen pada 2022, 80,52 persen pada 2023, dan mencapai 80,64 persen pada 2024.

Untuk bangunan irigasi baru, pada 2021 tercatat panjang saluran irigasi yang dibangun mencapai 1.696,83 meter. Angka ini menurun menjadi 888 meter pada 2022, 531,40 meter pada 2023, dan meningkat lagi menjadi 993 meter pada 2024, dengan adanya kegiatan normalisasi serta pembersihan rutin.

“Pembangunan irigasi ini menyentuh berbagai wilayah dengan prioritas utama pada kawasan yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani,” tutur Eri.

Dengan keberadaan irigasi yang lebih baik, lanjut Eri, para petani kini dapat mengelola tanaman mereka dengan lebih efisien, yang pada gilirannya meningkatkan hasil pertanian.

Baca Juga:  Sumenep Genjot Desa Cantik, Data Jadi Senjata Pembangunan Tepat Sasaran

Di sisi lain, Bupati Achmad Fauzi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, petani, dan masyarakat untuk menjaga keberlanjutan pembangunan irigasi ini.

“Irigasi adalah nyawa bagi pertanian. Kita harus menjaga dan merawatnya agar terus bisa mengairi tanah-tanah pertanian kita demi ketahanan pangan yang lebih baik,” tutup Fauzi.

Melalui berbagai upaya tersebut, diharapkan sektor pertanian Kabupaten Sumenep akan semakin maju dan produktif di masa mendatang. (ara/waw)

PEMBANGUNAN DAN PERBAIKAN IRIGASI DI SUMENEP

109,23 kilometer saluran irigasi baru telah dibangun

2021: 1.696,83 meter

2022: 888 meter

2023: 531,40 meter

2024: 993 meter

RASIO JARINGAN IRIGASI KONDISI BAIK

  • 313,72 persen dari saluran irigasi diperbaiki serta dipelihara

2021: 72,34 persen

2022: 80,22 persen

2023: 80,52 persen

2024: 80,64 persen

Sumber: Dinas PUTR Sumenep

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *