KABAR MADURA | Menjadi perempuan bukan alasan untuk terus berdampak, terutama terhadap lingkungan sekitar. Begitulah Ida Royani, salah satu perempuan terbaik Sumenep yang menjadi pelatih judo dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Judo Kasad Cup XV di GOR Nanggala, Kompleks Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur.
MOH RAZIN, SUMENEP
Ida Royani bercerita tentang dirinya yang menjadi perwakilan Madura untuk pergi ke Jakarta menjadi bagian dari event yang bergengsi. Dia menjadi satu-satunya pelatih yang ditunjuk se-Madura. Hal itu menurutnya bukan suatu hal yang mudah untuk mencapainya, butuh semangat dan konsistensi.
Dia tidak menyangka bisa terpilih menjadi bagian dari official di kejuaraan tingkat nasional dan kejuaraan bergengsi. Tentu dirinya bisa bersyukur bisa dilibatkan.
“Saya dipilih langsung oleh ketua judo pengprov. Jadi saya mewakili official Jatim di kejurnas KASAD cup tahun ini,” katanya.
Untuk bisa menjadi tim official di kejuaraan ini tidak mudah, apalagi dia saja yang ditunjuk oleh Pengprov Judo Jatim.
Selain itu, dia juga berhasil membawa atlet binaannya untuk mengikuti kejuaraan tersebut, yaitu atlet wanita andalannya yang bernama Anggi Tria Puspitasari. Di Sumenep, hanya dia yang terpilih.
“Aku berhasil mengantarkan atletku ikut juga kejuaraan nasional ini. Untuk pelaksanaan kejuaraannya 13 sampai 15 Desember,” imbuhnya.
Ida berharap dirinya terus memberikan contoh terbaik kepada perempuan di Madura, terutama untuk terus berbuat yang positif dan dapat mampu mengembangkan sumber daya manusia.
“Prestasi adalah bonus tetapi berusaha dan berbuat yang terbaik merupakan kewajiban,” pungkasnya. (waw)





