KABAR MADURA | Kepala Dinas Perikan (Diskan) Sumenep Agustiono Sulasno melalui Fungsional Pengelola Ikan Ahli Muda Moh. Subhan Hedir mengungkapkan bahwa tahun ini, Pemkab Sumenep tidak kecipratan bantuan dana hibah berkenaan dengan rumput laut.
“Untuk tahun ini, tidak ada bantuan atau hibah berkenaan dengan rumput laut,” katanya, Rabu (29/1/2025).
Untuk itu, pihaknya mengungkapkan bahwa para petani rumput laut di Kota Keris itu diminta untuk mandiri.
Dia mengatakan, ada sebanyak tujuh Kecamatan yang saat ini aktif dalam memproduksi rumput laut, di antaranya Kecamatan Bluto, Saronggi, Giligenting, Talango, Raas, Arjasa dan Kecamatan Sapeken.
Ketua Komisi II DPRD Sumenep Faisal Muhlis mengatakan, tidak adanya bantuan atau hibah bagi para petani rumput laut ini harusnya menjadi perhatian serius pemkab setempat. Pemkab diharapkan dapat memperjuangkannya ke pemerintah provinsi maupun pusat.
“Kami yakin, rakyat akan bingung. Biasanya ada bantuan, tetapi saat ini tidak ada,” tuturnya.
Menurutnya, rumput laut menjadi komoditas hasil laut yang memiliki banyak manfaat. Selain itu, juga dapat meningkatkan devisa negara dari kegiatan ekspor yang terus meningkat setiap tahunnya.
“Setidaknya dalam waktu dekat ini, mulai membuat ancang-ancang pada APBD perubahan. Siapa tahu dapat bantuan,” ujarnya. (imd/din)





