KABAR MADURA | Dukungan penuh ditunjukkan DPRD Sumenep terhadap kebijakan inovatif Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo setelah menerapkan sistem work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).
Kebijakan yang dinilai visioner ini mendapat apresiasi tinggi karena tidak hanya menyentuh aspek kinerja, tetapi juga efisiensi energi dan kepedulian lingkungan.
Ketua DPRD Sumenep, Zainal Arifin, menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh langkah strategis tersebut sebagai terobosan penting dalam menjawab tantangan zaman, khususnya terkait penghematan bahan bakar minyak (BBM) dan pengurangan emisi.
Menurutnya, kebijakan WFH dua kali dalam sepekan merupakan langkah berani dan cerdas, karena mampu menekan mobilitas ASN tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
“Ini kebijakan yang sangat tepat dan patut diapresiasi. DPRD Sumenep siap mengawal dan mendukung penuh agar program ini berjalan optimal serta memberikan dampak nyata bagi daerah,” ujar Zainal Arifin.
Dia menilai, kebijakan ini tidak hanya berdampak pada efisiensi anggaran, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi birokrasi menuju sistem kerja yang lebih modern, adaptif, dan berorientasi pada hasil.
Lebih lanjut, politisi PDI Perjuangan itu juga menyambut positif dorongan penggunaan transportasi ramah lingkungan bagi ASN, khususnya bagi yang memiliki jarak tempuh dekat.
Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menciptakan budaya kerja yang lebih sehat, hemat energi, dan berkelanjutan.
“Kami melihat ini sebagai investasi jangka panjang. Selain mengurangi konsumsi BBM, juga berdampak pada kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat,” tambahnya.
Zainal Arifin juga menegaskan bahwa DPRD akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memastikan implementasi kebijakan ini berjalan efektif, termasuk melalui fungsi pengawasan dan dukungan regulasi yang diperlukan.
Dengan kolaborasi yang kuat antara eksekutif dan legislatif, dia optimistis Sumenep mampu menjadi daerah pelopor dalam penerapan sistem kerja modern yang selaras dengan isu efisiensi energi dan keberlanjutan lingkungan.
“Jika dijalankan secara konsisten, ini bisa menjadi model bagi daerah lain. Sumenep punya peluang besar untuk menjadi contoh dalam tatakelola pemerintahan yang inovatif dan peduli masa depan,” pungkasnya. (ara/waw)





