Petugas Tidak Digaji, 2 Unit TPS3R Sampang Tidak Berfungsi

Berita, Lingkungan100 views

KABAR MADURA | Keberadaan dua tempat pengelolaan sampah reduce, reuse, recycle (TPS3R) di Kecamatan Camplong dan Sreseh tidak produktif, karena tidak ada aktivitas atau vakum.

Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan dan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup dan Permukiman (DLH Perkim) Sampang Aulia Arif membenarkan hal itu. Alasannya karena kurangnya pendanaan untuk operasional dan pemeliharaan fasilitas yang tersedia.

“Untuk dua TPS3R yang dibangun oleh pusat ini, sekarang sudah tidak aktif dan kami tidak bisa berbuat apa,” ujar Arif.

Abd. Aziz, koordinator pengolahan sampah di TPS3R Tanjung Kecamatan Camplong mengatakan, keberadaan TPS3R itu dicanangkan pemerintah pusat sebagai solusi pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Namun tidak berfungsi karena keterbatasan anggaran dan kurangnya perhatian dari DLH Perkim Sampang.

Dia mengaku sudah menjalankan program pengelolaan sampah di TPS3R itu sejak awal, tetapi saat ini fasilitas mulai rusak dan tidak ada dana untuk memperbaikinya. Dikatakannya, sebelumnya ada enam orang petugas yang biasa mengangkut sampah setiap harinya, tapi vakum sejak April 2024 lantaran mereka tidak digaji.

“Kami merasa seperti dibiarkan berjalan sendiri dalam mengelola TPS3R Tanjung ini, selama ini tidak ada perhatian dari pemkab melalui DLH,” ungkap Aziz.

Sementara itu, salah satu anggota pengolahan sampah di TPS3R Tanjung Camplong Sampang Moh. Sukri juga menyayangkan kurangnya perhatian dan  prioritas dari pemerintah dalam mendukung pengelolaan sampah berbasis masyarakat tersebut.

TPS3R itu dinilai sangat potensial dalam membantu mengurangi beban sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) dan dapat mendorong peningkatan perekonomian masyarakat. Namun malah terabaikan begitu saja.

Dia meminta adanya program keberlanjutan, bukan hanya pencanangan awal. Tanpa anggaran dan perhatian yang serius, program seperti TPS3R hanya akan menjadi program yang mati suri.

“Kami harap pemerintah segera mengambil tindakan agar TPS3R ini kembali berjalan optimal demi menciptakan pengelolaan sampah yang lebih baik dan ramah lingkungan,” harapnya. (KM90/sub/waw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *