Warga Sampang Kesulitan Urus e-KTP secara Elektronik, Kembali Pilih Manual

KABAR MADURA-Kendati proses pengurusan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) sudah bisa melalui elektronik, namun, sebagian besar masyarakat Sampang lebih memilih untuk mengurus secara manual dengan datang langsung ke kantor pelayanan.

Pasalnya, sebagian masyarakat masih mengalami kesulitan dalam memahami prosedur berbasis elektronik yang diterapkan pemerintah. Praktis, sebagian besar warga Sampang memilih untuk tetap menggunakan cara manual dalam pengurusan dokumen kependudukan tersebut.

Seorang warga, Ubaydillah, mengungkapkan kebingungannya saat mencoba mengakses layanan pembuatan KTP secara daring. Namun, pada akhirnya harus datang langsung ke kantor Dispendukcapil Sampang untuk mengurus secara manual.

“Iya untuk pembuatan KTP bisa lewat HP, tapi saya tidak mengerti prosedurnya bagaimana. Jadi lebih nyaman datang ke kantornya saja,” ujarnya.

Hal serupa juga dialami oleh Taufik, yang merasa sistem elektronik tidak ramah bagi warga yang tidak terbiasa dengan teknologi tersebut. Dia meminta agar pemerintah dapat meningkatkan edukasi kepada masyarakat terkait penggunaan layanan elektronik. 

Dengan demikian, proses pembuatan KTP bisa lebih efisien tanpa meninggalkan warga yang kesulitan dengan teknologi tersebut.

“Saya lebih nyaman datang langsung walaupun kadang harus antre. Kalau pakai elektronik, sering gagal, atau tidak tahu caranya,” kata Taufik mengungkapkan alasan pilih cara manual.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran (Dafduk) Disdukcapil Sampang Desi Darmayati mengakui bahwa transisi ke sistem elektronik masih menjadi tantangan, terutama bagi warga yang belum familiar dengan teknologi.

 “Memang kebanyakan masyarakat awam tidak mengerti elektronik. Tapi tetap kami upayakan agar masyarakat lebih paham lagi, namun pelayanan manual tetap kami sediakan dengan baik,” ungkap Desi. (KM90/sub/waw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *