KABAR MADURA | Rencana pembangunan rest area di Terminal Tipe A Arya Wiraraja Sumenep terancam gagal terlaksana tahun ini. Pasalnya, perencanaan itu membutuhkan waktu yang lama.
Kepala Bidang (Kabid) Aset Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sumenep Lukmanul Hakim mengungkapkan, semula memang ada rencana pembangunan rest area di Terminal Arya Wiraraja dan pembangunannya dilakukan tahun ini.
Tetapi, kata Dia, karena pemkab setempat masih sibuk membahas anggaran dampak efisiensi yang hingga saat ini belum selesai. Sehingga, rencana itu dipending. Namun akan tetap diusahakan.
“Yang penting Terminal di sana sudah dioperasikan untuk penumpang ya,” katanya, Minggu (23/2/2025).
Semantara itu, Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Arya Wiraraja Sumenep Handoko Imam Hanafi membenarkan bahwa rencana pembangunan rest area di Terminal Tipe A Arya Wiraraja sampai saat ini belum ada tindaklanjut dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep. Dengan demikian, rencana itu 90 persen gagal.
“Sebenarnya di sebagian area Terminal Tipe A Arya Wiraraja itu bagus jika dijadikan rest area, misalnya tempat bermain anak dan lainnya. Tujuannya agar banyak pengunjung dan di sana tidak sepi,” ucap dia.
Handoko menambahkan, gagalnya rencana pembangunan rest area di lokasi tersebut, membuat dirinya berinisiatif untuk mengaktifkan para pengamen sebagai sarana hiburan. Rencananya, para pengamen akan diundang untuk bernyanyi di lapangan untuk menghibur masyarakat. “Ini rencana kedua ya, jika pengadaan rest area di sana benar-benar gagal,” tuturnya.
Dalam waktu dekat, dirinya akan bersuratan ke Pemkab Sumenep agar lokasi itu dijadikan sarana pengamen menghibur masyarakat. Di samping mewadahi, hasil saweran masyarakat juga dapat menjadi pendapatan ke pihak terminal setelah dibagi dua dengan para pengamen.
“Solusi ini kami perjuangkan, agar terminal terasa hidup dan banyak penumpang nantinya,” pungkasnya. (imd/din)





