Inilah Sistem Pembelajaran Siswa Madrasah selama Ramadan di Pamekasan

Berita, Pendidikan163 views

KABAR MADURA | Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan akan memberlakukan sistem pembelajaran baru kepada para siswa madrasah saat selama bulan Ramadan 1446 Hijriah atau 2025 Masehi.

Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Penma) Kemenag Pamekasan Badrus Shomad mengatakan, kebijakan ini mengacu pada surat edaran bersama yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) terkait pembelajaran di bulan Ramadan tahun 1446 Hijriah /2025 Masehi.

Dalam surat edaran tersebut, kegiatan pembelajaran selama bulan Ramadan akan dilaksanakan dengan dua sistem, yakni sistem pembelajaran mandiri dan sistem pembelajaran luring, yang berfokus pada keagamaan.

“Tidak ada libur penuh, karena surat edaran itu ada sistem pembelajaran baru,” katanya, Senin (24/5/2025).

Baca Juga:  Deteksi Kanker Serviks sejak Dini, RSUD Smart Pamekasan Dorong Pemeriksaan HPV DNA

Pembelajaran mandiri, lanjut Badrus, dapat dilaksanakan di berbagai lokasi, termasuk lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat sesuai penugasan dari madrasah atau satuan pendidikan keagamaan. Kegiatan tersebut bisa diterapkan pada 27 dan 28 Februari, serta tanggal 3, 4, dan 5 Maret 2025 mendatang. 

Sedangkan pada 6 hingga 25 Maret 2025, kegiatan belajar mengajar akan kembali menggunakan sistem pembelajaran luring di madrasah. Namun, materi pembelajaran yang dipakai akan dikombinasikan dengan materi atau kegiatan keagamaan. Sehingga dengan pelaksanaan sistem itu, siswa dapat memperdalam pemahaman keagamaan pada saat Ramadan.

Baca Juga:  Pelaksana Proyek Mangkir dalam Pemeriksaan Kasus Perusakan Lahan di Pegantenan Pamekasan

“Siswa akan mendapatkan libur Idulfitri 1446 Hijriah sejak tanggal 26 hingga 28 Maret, serta tanggal 2, 3, 4, 7, dan 8 April 2025,” ungkapnya.

Badrus menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendukung efektivitas sistem pembelajaran ini. Orang tua diharapkan dapat melakukan pemantauan, bimbingan, dan pendampingan terhadap kegiatan belajar serta ibadah siswa selama pelaksanaan sistem ini.

Dia berharap agar para orang tua dapat memahami dan mendukung program pemerintah selama bulan Ramadan.

“Karena ada dua sistem, maka peran orang tua juga sangat penting,” pungkasnya. (km62/waw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *