Pemkab Pamekasan Koordinasikan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting

Berita, Kesehatan51 views

KABAR MADURA | Persoalan stunting masih menjadi prioritas yang ingin cepat ditangani oleh berbagai pemangku kebijakan. Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menggelar rapat koordinasi aksi konvergensi percepatan penurunan stunting di Aula PKP-RI Pamekasan, Selasa (25/2/2025).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Pamekasan Akhmad Zaini, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Serta Pengendalian Penduduk (DP3AP2KB) Pamekasan Munapik, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan dr. Saifuddin, perwakilan kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala puskesmas, dan peserta lainnya. 

Kepala DP3AP2KB Pamekasan Munapik menyampaikan, percepatan penurunan angka stunting dibutuhkan upaya bersama untuk mencegah stunting dengan mengintegrasikan program-program dari setiap pemangku kebijakan. 

Baca Juga:  DPRD Pamekasan Soroti Kemiskinan dan Pengangguran dalam Pembahasan LKPJ 2025

Salah satu output yang diinginkan rapat koordinasi itu bisa dilakukan dengan pemetaan yang jelas terhadap permasalahan yang terkait dengan stunting. Sehingga ada rumusan kebijakan yang tepat dan bisa dikolaborasikan dengan instansi pemerintah lainnya.

“Jadi dari adanya rapat ini bisa menginventarisasi permasalahan yang dihadapi di setiap desa dan kelurahan, supaya bisa ada tindak lanjut untuk dicarikan solusi atas permasalahan yang dihadapi,” ujar Munapik, Selasa (25/2/2025).

Terdapat beberapa program yang sudah dilakukan, di antaranya; koordinasi lintas OPD, koordinasi dengan Tim Penggerak PKK Pamekasan, pelayanan KB di faskes, optimalisasi rumah dataku, bimbingan perkawinan (binwin), pemeriksaan kesehatan reproduksi yang dilakukan di puskesmas, dan beberapa kegiatan lainnya.

Baca Juga:  Bersama BIP Santuni Abang Becak, Bupati Pamekasan Sebut Berbagi di Ramadan Tingkatkan Kualitas Ibadah

“Mudah-mudahan di tahun 2025 ada progress pencapaian lebih dari program yang sudah dibahas,” harapannya terkait hasil rapat konvergensi tersebut.  

Diakuinya, selama empat tahun terakhir ini, program penurunan stunting secara konsisten dilakukan berbagai pihak. Bahkan, pada tahun 2024 lalu, ditargetkan 14 persen secara nasional. Sedangkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan 13 persen. Khusus Pamekasan, diharapkan terus berada di bawah target nasional maupun regional. 

“Jadi kami berharap semua pihak bisa bekerja sama untuk bisa menurunkan angka stunting, secara khusus di 2025,” imbuhnya. (rul/waw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *