Puluhan Lampu Penerangan Jalan di Pamekasan Rusak

KABAR MADURA| Puluhan lampu penerangan jalan umum (PJU) di Pamekasan mengalami kerusakan. Berdasarkan data Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan, dari total 5.800 unit PJU yang tersebar di berbagai titik, ada sekitar 50 unit PJU tidak dapat difungsikan.

Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dishub Pamekasan Indah Eka Surgawati menyebutkan, angka tersebut masih tergolong kecil. Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan perawatan dan pengecekan secara rutin guna memastikan fungsi PJU tetap optimal.

“Catatan kami di tahun ini memang masih sedikit, oleh karena itu kami akan terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” ungkapnya, Senin (3/3/2025).

Kerusakan PJU yang terjadi selama ini disebabkan oleh empat faktor utama, di antaranya lampu mati, lost kontak kabel power, kerusakan material, serta kabel putus. Selain itu, faktor cuaca dan usia PJU juga turut berkontribusi terhadap kerusakan yang terjadi di lapangan.

Sampai saat ini, pihaknya mengaku tidak perlu melakukan kerja sama dengan pihak lain, terutama dalam proses pemeliharaan,  serta tidak perlu melakukan pemetaan khusus untuk lokasi PJU yang sering mengalami gangguan.

“Semua itu tidak perlu dilakukan, karena  Kami terus melakukan upaya pemeliharaan agar penerangan di jalan tetap terjaga,” tambahnya.

Selain melakukan perbaikan, pihaknya akan terus menambah jumlah PJU baru setiap tahunnya. Pada tahun 2024, sebanyak 19 unit PJU baru telah terpasang. Sementara itu, pada tahun 2025,  jumlahnya meningkat menjadi 37 unit yang mencakup wilayah di tingkat kecamatan hingga area perkotaan.

Dengan adanya pemeliharaan rutin dan penambahan unit baru, dia berharap penerangan jalan di Pamekasan semakin optimal. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan serta keamanan pengguna jalan, terutama pada malam hari.

“Kami berharap semua yang kami lakukan dapat memberikan penerangan jalan yang baik,” pungkasnya. (km62/waw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *