KABAR MADURA | Badan Pusat Statistik (BPS) Pamekasan menyiapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 dengan menerapkan sistem digitalisasi penuh, mulai dari rekrutmen petugas hingga proses pendataan di lapangan.
Kepala BPS Pamekasan, Parsad Barkah Pamungkas, mengatakan sebanyak 1.759 orang mendaftar sebagai Mitra Statistik Tambahan melalui aplikasi Sobat BPS. Setelah melalui seleksi administrasi, tes kompetensi daring, dan wawancara, sebanyak 1.109 petugas dinyatakan lolos.
Menurut Barkah, seluruh proses seleksi dilakukan secara profesional dan objektif sesuai petunjuk teknis BPS. Tidak ada peserta yang otomatis lolos karena rekomendasi dari pihak tertentu.
Petugas yang terpilih akan menggunakan aplikasi berbasis Android yang terhubung langsung dengan Command Center BPS. Aplikasi tersebut mewajibkan pengambilan foto dan titik lokasi (geotagging) sehingga data yang dikumpulkan dapat dipantau secara real time dan meminimalkan potensi manipulasi data.
Pelaksanaan SE 2026 berlangsung pada 1 Mei hingga 31 Agustus 2026. Pendataan lapangan secara door to door dijadwalkan mulai 15 Juni hingga 31 Agustus, mencakup rumah tangga dan pelaku usaha di seluruh wilayah Pamekasan.
Saat ini, seluruh petugas tengah mengikuti pelatihan untuk memastikan pemahaman terhadap prosedur pendataan dan penggunaan aplikasi. BPS berharap sensus ini menghasilkan basis data usaha yang lengkap dan akurat sebagai dasar perencanaan kebijakan ekonomi nasional dalam satu dekade ke depan. (km96/waw)





