Akun SIINas Pamekasan Didominasi Perusahaan Rokok

KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menargetkan 60 perusahaan yang akan memiliki akun Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) 2025. Namun sampai saat ini masih 15 pendaftar yang membuat akun tersebut, karena hanya perusahaan menengah ke atas serta memiliki risiko tinggi yang proses perizinannya harus melalui SIINas. 

Kepala Bidang (Kabid) Perindustrian Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan Khoirul Komar mengatakan mayoritas yang sudah mendaftar di SIINas di Pamekasan berasal dari perusahaan rokok.

Pada 2024 lalu, dari 110 perusahaan yang mendaftar di akun SIINas, juga mayoritas perusahaan rokok, ada perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK), dan juga perusahaan makanan 

Baca Juga:  Majelis Sholawat Tangga Seribu Bagikan Ribuan Paket Daging Kurban untuk Warga

Target 60 perusahaan yang harus memiliki akun SIINas tersebut jatah dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim). Namun jumlah itu lebih sedikit dibanding tahun 2024 lalu, yang mendapatkan jatah sebanyak 70 perusahaan. 

“Tetapi biasanya kalau kabupaten kota lainnya tidak mencapai target sebagaimana yang sudah diberikan di awal terhadap pembuatan SIINas, maka jatah target yang tidak terpakai tersebut bisa dialihkan ke Pamekasan, dengan catatan banyak pendaftar juga,” ucap Qomar, Senin (3/3/2025). 

 Hal itu sebagaimana yang sudah dilaksanakan di 2024 lalu, di mana target awalnya sebanyak 70, tetapi realisasinya sebanyak 110 perusahaan. Untuk anggaran dari program SIINas 2024 dan 2025 sebesar Rp25 juta. (rul/waw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *