Lydia Zenia, Guru Musik yang Rela Tinggalkan Profesi Penyanyi dengan Honor Puluhan Juta

Berita, Harmoni459 views

Hidup adalah pilihan, kalimat itulah yang cocok disematkan kepada sosok penyanyi Lydia Zenia, guru seni dan musik SMPN 1 Tlanakan Pamekasan. Dia berani banting setir dari penyanyi yang  berpenghasilan puluhan juta setiap bulan menjadi seorang guru dengan berpenghasilan cukup rendah. 

KHOYRUL UMAM SYARIF, PAMEKASAN

Sosok yang lahir di Bangkalan pada Oktober 1984 itu mengaku, awal menjadi guru sebenarnya bukan karena tertarik, tetapi sudah menjadi panggilan hati. Apalagi melihat sekarang orang tua yang  banyak abai terhadap pendidikan anak, hanya pasrah kepada sekolah tanpa peduli pada pendidikan anaknya. 

“Dulu jadi penyanyi, karena untuk membiayai kuliah dari S1 hingga S2. Setelah kelar S2 saya jadi ASN di 2010 lalu berhenti nyanyi,” ujar Lydia, Senin (3/3/2025).

Selain panggilan menjadi guru, Lydia mengaku tidak lagi menyanyi karena lelah. Lalu dia mencoba menikmati gaji guru yang tidak seberapa. 

Dulu, tarif sekali nyanyi untuk acara resepsi pernikahan bisa Rp500 ribu. Bisa Rp1 juta setiap menyanyi di acara pemerintahan. Bahkan, dalam setiap pekan bisa dapat job di empat event.

Seiring berjalannya waktu mengajar di sekolah, pertemuan dengan siswa di dalam kelas membuat candu baginya. Bahkan, kadang jebolan S2 Unesa itu merasa selalu awet muda, meskipun kadang siswa ada berbuat hal yang kurang masuk akal, sehingga juga kerepotan menghadapinya. Tetapi hal itu berbuah manis ketika para siswanya mampu menerima pelajaran yang diberikannya. 

“Saya rasa pahitnya hampir tidak ada ya, tidak pernah ada masalah juga, karena saya mengajar seni musik sesuai ijazah saya. Kecuali mungkin guru Agama akan sedikit bermasalah jika kemudian menjadi penyanyi ataupun musisi,” imbuhnya. 

Peraih The Best Competence Teacher 2022 dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan itu juga kadang merasa ada yang mengganjal tentang profesinya sebagai guru musik dan penyanyi. Ada anggapan orang hanya bisanya menghibur dan tidak akan mampu menjadi pendidik yang baik. 

Namun, stigma negatif itu mampu dibantahnya dengan pembuktian. Salah satunya dengan menjadi narasumber untuk pembelajaran yang berpihak kepada murid. Bahkan, bisa menjadi guru berprestasi 2015 dan The Best Competence Teacher 2022 di Pamekasan, serta memenangkan juara 2 guru mendapat anugerah Inovatif Provinsi Sumatera Utara tahun 2023. 

“Alhamdulillah, support dari keluarga sangat baik dan selalu mendukung, karena mereka selalu percaya dengan apapun keputusan saya,” imbuhnya. 

Diakuinya, kepribadiannya termasuk yang sangat peka terhadap keadaan. Sebab, ketika akan berada di titik jenuh, akan segera ada perasaan untuk segera beranjak dari kegiatan itu, walaupun sedang di puncak keberhasilan. 

“Saya tidak segan untuk terjun bebas kemudian maju, mundur, kekanan, ataupun ke kiri untuk membangun kembali hal yang baru yang sesuai dengan feeling saya. Saya banyak bekerja dengan intuisi,” ucapnya. (waw)

Nama: Lydia Zenia

Lahir di Bangkalan, Oktober 1984

Alamat: Parteker, Pamekasan

 

Pengalaman pendidikan:

S1 Pendidikan Sendratasik Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

S2 Manajemen Pendidikan Unesa

 

Pengalaman Organisasi:

Sekretaris HIPKI Bangkalan 2008-2010

Pengurus Harian Ikatan Guru Indonesia bidang Informasi dan Komunikasi 2021-2023

Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia Bidang Seni Budaya 2023-sekarang

Pengurus Harian Guru Konten Bidang Kreativitas Kreator 2023-sekarang

 

Prestasi akademik:

  1. Wanita Berprestasi dalam Bidang Pendidikan pada peringatan Hari Kartini 21 April 2009 dari Kompolan Kacong Cebbhing Bangkalan 
  2. Pelatih juara 1 lomba paduan suara Dharma Wanita Perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan 2009
  3. Penyaji terbaik musikalisasi puisi dalam rangka Pekan Seni Pelajar 2012
  4. Penyaji terbaik musikalisasi puisi dalam rangka Pekan Seni Guru 2012
  5. Juara 1 Guru Berprestasi Kabupaten Pamekasan Kelompok Guru SMP 2015
  6. Peserta terbaik 4 pada Peningkatan Kompetensi Asesor Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal 2006
  7. Pelatih juara 2 lomba qasidah dalam rangka ulang tahun Dharma Wanita
  8. Pelatih juara harapan 2 lomba Pekan Cipta Seni Pelajar (SMPN 1 Tlanakan ) 2019
  9. Pelatih dan dirigen terbaik juara 1 lomba paduan suara perwakilan Dinas Pendidikan Pamekasan dalam rangka ulang tahun  Dharma Wanita Kabupaten Pamekasan 2019
  10. Juara 3 lomba teater dalam rangka ulang tahun Dharma Wanita Pamekasan 2020 perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pamekasan
  11. Juara 1 lomba video pembelajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pamekasan 2021
  12. Rohana Kudus Award dalam rangka Temu Pendidik Nusantara 2022 sebagai Guru Kreator Konten Media Sosial 2022
  13. The Best Competence Teacher 2022 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pamekasan

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *