Atlet Puasa, KONI Pamekasan Geser Jadwal Latihan Persiapan Porprov Jatim

Berita, Olahraga93 views

KABAR MADURA | Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pamekasan memastikan jadwal latihan atlet tetap berjalan lancar selama bulan Ramadan 1446 Hijriah. Latihan ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi babak kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur tahun 2025.

Ketua KONI Pamekasan Djohan Susanto mengatakan, pembinaan dan pelatihan terhadap atlet tetap kita laksanakan, hanya saja  durasi latihan serta waktu pelaksanaannya yang disesuaikan dengan kondisi bulan Ramadan tahun ini.

Kegiatan tersebut dilakukan mengingat atlet tetap membutuhkan latihan, baik berupa latihan teknik maupun fisik. Selain itu, kegiatan tersebut juga sebagai upaya  memastikan para atlet tetap dalam kondisi prima dan siap menghadapi babak kualifikasi porprov tahun ini.

“Untuk jadwal pembinaan dan latihan kita geser ba’da salat tarawih, sedangkan durasinya tetap sama, kecuali saat latihan sore hari semula 2 jam latihan, menjadi setengah jam sampai satu jam,” ungkapnya, Senin (3/3/2025).

Meskipun ada pengurangan durasi latihan, pihaknya memastikan intensitas latihan tetap terjaga seperti hari biasa. Kegiatan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing cabang olahraga (cabor). Para pelatih dari setiap cabor nantinya bertanggung jawab memastikan atlet mendapatkan porsi latihan yang cukup tanpa mengorbankan kesehatan mereka.

Dari semua kegiatan latihan yang dijalankan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan para pelatih untuk mengawasi jalannya latihan. Pengawasan dilakukan baik secara langsung maupun melalui laporan dari setiap pelatih. 

“Dalam setiap proses latihan kami terus pantau, apakah ada kendala ataupun tidak,”tambahnya 

Sementara itu, Ketua Badan Penyelenggara (BP) Pemusatan Latihan Kabupaten (Puslatkab) Arif Rahman mengungkapkan, pada tahapan pelatihan, semua peserta wajib mengikutinya, termasuk atlet yang terdaftar di puslatkab tahap pertama maupun puslatkab tahap kedua, yang masih dalam proses verifikasi peserta.

Pada puslatkab tahap kedua, ada 140 peserta yang diajukan oleh 23 cabor. Semuanya wajib ikut pelatihan sampai tahapan seleksi verifikasi peserta selesai. Pada tahapan ini, pihaknya mematok target 100 peserta dengan rincian 70 berupa atlet, 30 pelatih.

“Pada tahap kedua pasti ada pengurangan, kewajiban itu hanya sebagai antisipasi saja, sedangkan di tahap pertama ada 56 orang terdiri dari 39 atlet dan 17 pelatih,” pungkasnya. (km62/waw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *