Dua Parpol Tidak Lengkapi Syarat Pencairan Banpol Parpol Sumenep Tersendat

KABAR MADURA | Pencairan dana bantuan politik atau banpol di Sumenep hampir tuntas. Dari 10 partai politik (parpol) yang berhak menerima dana hibah tersebut, 8 di antaranya sudah menyelesaikan proses administrasi dan mencairkan anggaran. Sementara dua lainnya masih belum tuntas. 

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sumenep Achmad Dzulkarnain menyampaikan, dua partai yang belum menyelesaikan proses administrasi itu adalah Partai Nasdem dan Partai Bulan Bintang (PBB). Sementara Partai Hanura dikonfirmasi telah mengajukan berkas pencairan. 

“Dari 10 parpol, 8 sudah mencairkan. Hanura sudah menyerahkan berkas dan sedang proses. Jadi tinggal Nasdem dan PBB yang masih belum lengkap secara administrasi,” kata Dzulkarnain. 

Baca Juga:  Pencairan Dana Banpol Sumenep Tertunda, Tunggu Berita Acara BPK

Dia melanjutkan bahwa proses pencairan bisa dilakukan setelah semua persyaratan administrasi dipenuhi. Pihaknya terus berkoordinasi agar sisa partai yang belum menyelesaikan kewajiban segera melengkapi berkas. 

“Kami berharap segera dilengkapi, agar dananya bisa dipergunakan sesuai peruntukannya,” imbuhnya. 

Sementara itu, Ketua DPD Partai Nasdem Sumenep Akis Jasuli memilih untuk tidak memberikan tanggapan terkait belum cairnya dana banpol bagi partainya. Saat dikonfirmasi, dia singkat menjawab. 

“Saya gak mau komentar terkait itu dulu,” paparnya. 

Sebagaimana diketahui, dana bantuan politik di Sumenep diberikan kepada parpol yang memiliki kursi di DPRD hasil Pemilu 2024. Besaran dana ditentukan berdasarkan jumlah suara sah yang diperoleh, dengan nilai Rp 3.000 per suara. 

Baca Juga:  Pencairan Dana Banpol Sumenep Tertunda, Tunggu Berita Acara BPK

Adapun 10 parpol penerima bantuan tersebut adalah PDIP, PKB, Demokrat, PPP, Nasdem, PAN, Gerindra, PKS, Hanura, dan PBB. Dari hasil Pileg 2024, PDIP meraih suara tertinggi dengan 173.360 suara dan menempati 11 kursi di parlemen. (ara/waw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *