Petani Sampang Kehilangan Posisi Tawar, Gudang Tembakau Masih Tutup

News68 views

KABAR MADURA | Petani tembakau di Sampang tengah menghadapi situasi sulit. Pasalnya, gudang pengolahan tembakau yang diharapkan menjadi penopang harga, hingga kini belum juga beroperasi. Akibatnya, harga jual tembakau sepenuhnya berada di tangan tengkulak.

Salah satu petani tembakau asal Kecamatan Camplong Usman mengatakan bahwa keberadaan gudang pengolahan sangat penting untuk memberikan kepastian harga.

“Kita tidak bisa banyak berharap. Hari ini harga tembakau ditentukan oleh tengkulak, bukan oleh petani,” katanya, Minggu (10/8/2025).

Menurutnya, jika gudang kembali beroperasi, petani memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan harga yang layak. Namun, hingga saat ini belum ada informasi jelas kapan gudang tersebut akan dibuka kembali.

Baca Juga:  Anggaran Seret, Petani Tembakau Pamekasan Tanpa Bantuan Bibit dari APBD 2026

“Kondisi saat ini membuat petani panen lebih awal agar tembakau tidak mengalami kerusakan,” ujarnya.

JJS Kabar Madura

Usman menjelaskan, keputusan panen lebih cepat diambil sebagai langkah antisipasi terhadap cuaca dan risiko kerusakan daun. Meski begitu, dia mengakui langkah tersebut tidak menjamin harga yang diterima akan menguntungkan.

Usman menegaskan, harapan utama para petani adalah harga tembakau tetap stabil meskipun pasar saat ini dalam ketidakpastian.

“Semoga saja harga stabil dan para petani tetap bisa memperoleh hasil dari jerih payahnya,” pungkasnya. (yan/din)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *