KABAR MADURA | Pembangunan gedung Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Sampang hingga kini belum terealisasi, meski lahan untuk pembangunannya sudah tersedia. Kondisi ini membuat program yang diharapkan mampu meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat belum berjalan optimal.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sampang Edi Subinto mengungkapkan bahwa proses survei pembangunan infrastruktur SR sebenarnya telah rampung dilakukan oleh Kementerian PUPR bersama pihak ketiga. Namun, pekerjaan fisik belum dimulai. Pihaknya memperkirakan pembangunan akan dilaksanakan pada Oktober mendatang.
“Untuk lahannya sudah ada di Kecamatan Camplong, seluas 8 hektare,” jelasnya, Minggu (10/8/2025).
Edi menuturkan, pihaknya sempat merencanakan solusi sementara dengan menyewa gedung lain agar kegiatan SR bisa segera berjalan. Namun, rencana itu tidak terealisasi lantaran tidak ada bangunan yang memenuhi standar dan kriteria yang dibutuhkan.
“Tidak ada gedung yang memadai di Sampang, karena minimal luasnya 6,7 hektare,” ungkapnya.
Menurutnya, keberadaan SR sangat penting untuk membantu masyarakat, khususnya mereka yang belum memiliki akses pendidikan memadai. Karena itu, Edi berharap pembangunan dapat segera dilakukan agar fasilitas tersebut bisa segera dimanfaatkan.
“Kami berharap pembangunan dapat segera dilaksanakan dan warga Sampang dapat merasakan program tersebut,” pungkasnya. (yan/din)





