KABAR MADURA | Manajemen Madura United tengah menunggu jadwal sidang Komisi Disiplin (Komdis) I League terhadap insiden pelemparan botol saat pertandingan perdana melawan Persis Solo, Sabtu (9/8/2025).
Media Officer Madura United Ferdiyansyah Alifurrohman mengungkapkan bahwa belum ada putusan yang diberikan oleh Komdis I League atas insiden yang terjadi di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan pada pekan perdana BRI Super League 2025-2026.
Kendati begitu, manajemen Madura United sudah mengumpulkan sejumlah bukti atas tindakan provokasi hingga pelemparan botol yang dilakukan oleh oknum suporter Laskar Sambernyawa.
Pihak Madura United, sebagaimana dikatakan Ferdi, sudah sangat siap memenuhi panggilan komdis untuk kepentingan sidang atas insiden tersebut. Hanya saja, sampai saat ini, pihaknya mengaku belum menerima panggilan untuk hadir dalam sidang komdis dimaksud.
“Kami belum dipanggil untuk sidang komdis, jadi untuk hasil keputusannya seperti apa, tunggu sidang komdis dulu,” ungkapnya, Rabu (13/8/2025).
Sebelumnya, Komisaris PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) Zia Ul Haq menegaskan akan melaporkan insiden provokasi dan pelemparan botol yang dilakukan oleh suporter Persis Solo saat bertandang ke Madura United kepada Komdis I League.
Zia yang juga menjadi sasaran pelemparan mengaku, akan mengambil langkah tegas, lantaran tindakan anarkisme suporter Persis Solo tidak hanya terjadi di dalam stadion, tetapi juga di luar stadion.
Bahkan, ada beberapa suporter Madura United hingga wartawan senior di Kabupaten Pamekasan termasuk anak-anak yang juga terkena lemparan botol dan benda-benda lain oleh suporter Persis Solo. (pin/waw)





