KABAR MADURA | Universitas Islam Negeri (UIN) Madura kembali mencatat sejarah penting dalam kerja sama internasional. Melalui Program Studi Bimbingan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) dan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), UIN Madura menjalin kolaborasi akademik dengan Maahad Tahfiz Akademi Miftahul Ulum, Ampang, Selangor, Malaysia, Selasa-Kamis (23–25/9 2025).
Kegiatan bertajuk “Penelitian dan Pengabdian Internasional” ini dengan tim: Sri Rizqi Wahyuningrum, Siti Mariyam, Ayu Raudatul Jannah, Iswatun Hasanah, Anna Aisa, menghadirkan dua fokus utama. Penelitian yang dilaksanakan mengusung tema “Analisis Komunikasi Terapeutik terhadap Burnout Santri Maahad Tahfiz Akademi Miftahul Ulum Ampang Selangor Malaysia.”
Sementara itu, program pengabdian difokuskan pada “Program Pengembangan Diri untuk Meningkatkan Komunikasi Interpersonal Santri di Maahad Tahfiz Akademi Miftahul Ulum Ampang Selangor Malaysia.”
Penelitian bertujuan menggali secara mendalam fenomena burnout yang dialami santri dalam aktivitas belajar intensif, sekaligus merumuskan pendekatan komunikasi terapeutik sebagai strategi penyelesaian.
Adapun pengabdian dilaksanakan melalui program pengembangan diri yang diarahkan pada peningkatan keterampilan komunikasi interpersonal, penguatan rasa percaya diri, dan penguatan ikatan sosial antar santri.
Pengetua Maahad Tahfiz Akademi Miftahul Ulum, Ustazah Saadiah binti Harun, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan bersama ini.
“Kerja sama dengan UIN Madura adalah peluang besar bagi kami. Tidak hanya memperkaya pengalaman santri, tetapi juga memperkuat hubungan akademik antara Malaysia dan Indonesia. Kami berharap hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan, sementara program pengabdian memberi dampak nyata bagi pembentukan karakter santri,” ujarnya.
Wahyuningrum, peneliti dan pengabdi UIN Madura menambahkan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memperluas cakrawala penelitian dan pengabdian, sekaligus memperkokoh posisi perguruan tinggi Islam dalam percaturan global.
Selain menghasilkan temuan akademik, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas hidup santri. Melalui pendekatan ilmiah dan program pemberdayaan, kolaborasi lintas negara ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan Islam mampu menjawab tantangan zaman dengan solusi yang relevan dan aplikatif. (rul/zul)






