Program MBG di Sampang Serap 1.700 Tenaga Kerja

Berita193 views

KABAR MADURA | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sampang terbukti memberikan dampak signifikan, tidak hanya pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga dalam penyerapan tenaga kerja.

Berdasarkan data dari Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Sampang, terdapat sebanyak 1.700 tenaga kerja yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut. Mereka tersebar di 34 dapur MBG yang sudah beroperasi di 14 kecamatan.

“Setiap dapur memiliki 47 karyawan. Jika ditambah akuntan, ahli gizi, dan kepala dapur, totalnya menjadi 50 orang yang bertugas,” ujar Abdalul Farizi, kepala Dapur Babur Rizki Kecamatan Camplong, Jumat (26/9/2025).

Baca Juga:  Haji Her: Yang Menolak MBG, Harus Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa!

Farizi menjelaskan, tugas utama mereka adalah memastikan ketersediaan makanan dengan asupan gizi yang cukup. Terkait sejumlah kritik dari masyarakat, dia menegaskan bahwa seluruh petugas sudah mendapat arahan dari pusat untuk segera melakukan pembenahan.

“Kami sudah menerima arahan untuk memperbaiki semua kekurangan yang ditemukan di lapangan, dan kami berusaha semaksimal mungkin,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelatihan dan Hubungan Industrial Disnaker Sampang Ervien Budi Jatmiko menyampaikan, pekerja dapur MBG menerima upah Rp100 ribu per hari. Jika diasumsikan 25 hari kerja, maka setiap orang memperoleh Rp2,5 juta per bulan, belum termasuk gaji kepala dapur, ahli gizi, dan akuntan.

Baca Juga:  Satgas MBG Pamekasan Perketat Pengawasan, Sejumlah SPPG Masih Terkendala IPAL dan Izin

“Dengan jumlah tersebut, terjadi perputaran uang sekitar Rp3,9 miliar per bulan hanya dari upah tenaga kerja dapur MBG,” pungkasnya. (yan/zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *