Program MBG di Sampang Serap 1.700 Tenaga Kerja

Berita206 views

KABAR MADURA | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sampang terbukti memberikan dampak signifikan, tidak hanya pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga dalam penyerapan tenaga kerja.

Berdasarkan data dari Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Sampang, terdapat sebanyak 1.700 tenaga kerja yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut. Mereka tersebar di 34 dapur MBG yang sudah beroperasi di 14 kecamatan.

“Setiap dapur memiliki 47 karyawan. Jika ditambah akuntan, ahli gizi, dan kepala dapur, totalnya menjadi 50 orang yang bertugas,” ujar Abdalul Farizi, kepala Dapur Babur Rizki Kecamatan Camplong, Jumat (26/9/2025).

Baca Juga:  Dugaan Susu MBG Berulat di SDN Sentol 2, SPPG Kemala Bhayangkari Angkat Bicara

Farizi menjelaskan, tugas utama mereka adalah memastikan ketersediaan makanan dengan asupan gizi yang cukup. Terkait sejumlah kritik dari masyarakat, dia menegaskan bahwa seluruh petugas sudah mendapat arahan dari pusat untuk segera melakukan pembenahan.

“Kami sudah menerima arahan untuk memperbaiki semua kekurangan yang ditemukan di lapangan, dan kami berusaha semaksimal mungkin,” tambahnya.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Sementara itu, Kepala Bidang Pelatihan dan Hubungan Industrial Disnaker Sampang Ervien Budi Jatmiko menyampaikan, pekerja dapur MBG menerima upah Rp100 ribu per hari. Jika diasumsikan 25 hari kerja, maka setiap orang memperoleh Rp2,5 juta per bulan, belum termasuk gaji kepala dapur, ahli gizi, dan akuntan.

Baca Juga:  Respons Kritik Publik, Satgas MBG dan Korwil BGN Pamekasan Dorong Legalitas SPPG

“Dengan jumlah tersebut, terjadi perputaran uang sekitar Rp3,9 miliar per bulan hanya dari upah tenaga kerja dapur MBG,” pungkasnya. (yan/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *