Bupati Pamekasan Optimis Proyek IJD Rp72 Terealisasi 2025

Berita111 views

KABAR MADURA | Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman menyatakan keyakinannya bahwa tiga usulan proyek Instruksi Jalan Daerah (IJD) akan terealisasi pada tahun 2025 mendatang. Optimisme itu muncul setelah ketiga usulan pembangunan jalan tersebut diverifikasi dan disetujui oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Menurutnya, kunci keberhasilan realisasi program IJD tidak semata-mata bertumpu pada aspek teknis, tetapi juga sangat bergantung pada dukungan politik dari anggota legislatif yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) Madura.

“IJD itu ada tiga, tergantung bagaimana dukungan dari legislator. Kita sudah melakukan komunikasi dengan beberapa pihak, meskipun siapa dan apa yang dibicarakan saya kira tidak bisa kita publish,” ujarnya, Jumat (26/9/2025).

Meski mengakui dinamika lapangan bisa menghadirkan hambatan tidak terduga, pengasuh Pesantren Matsaratul Huda itu tetap menunjukkan optimisme tinggi. Kiai Kholil menilai peluang terealisasinya proyek itu cukup besar selama tidak ada faktor besar yang mengganggu proses.

Baca Juga:  Pelaksana Proyek Mangkir dalam Pemeriksaan Kasus Perusakan Lahan di Pegantenan Pamekasan

“Saya sangat optimis selama tidak ada hal-hal besar. Karena kita kadang-kadang uncreditable, ada beberapa hal yang sejak awal tidak kita duga, ternyata terjadi sehingga menggagalkan rencana itu,” imbuhnya.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pamekasan Amin Jabir mengungkapkan, Pemkab Pamekasan sebenarnya mengusulkan 17 titik pembangunan jalan kepada pemerintah pusat. Namun, setelah dilakukan evaluasi sesuai indikator teknis, jumlah tersebut mengerucut menjadi tujuh titik. Dari tujuh titik hasil finalisasi, Kementerian PUPR akhirnya menetapkan tiga lokasi prioritas.

“Awalnya ada 17 titik, kemudian kami sesuaikan dengan indikator teknis yang berlaku. Dari tujuh titik hasil finalisasi, pusat akhirnya menyetujui tiga lokasi,” jelas Jabir.

Baca Juga:  BIP Foundation Hadiahkan Umrah untuk Penyandang Disabilitas Penghafal Al-Qur’an

Tiga ruas jalan yang lolos seleksi tersebut, antara lain ruas jalan Beltok–Palengaan Laok,  Palengaan Laok–Talambah dan ruas jalan  Bajur–Sanah Laok (sesi dua).

Masing-masing proyek diperkirakan membutuhkan anggaran lebih dari Rp24 miliar. Jika ketiga proyek itu terealisasi, total nilai investasi infrastruktur jalan di Kabupaten Pamekasan pada tahun 2025 akan melampaui Rp72 miliar.

Dengan adanya program ini, pihaknya berharap konektivitas antarwilayah semakin baik, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang selama ini akses jalannya masih terbatas. (rul/ong)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *