KABAR MADURA | Ketegangan antara tenaga kesehatan (nakes) dan Dinas Kesehatan dan Keluarga Bencana (Dinkes KB) Sampang kembali memuncak. Para nakes menilai tidak ada itikad baik dari lembaga legislatif, khususnya ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang, dalam menyelesaikan polemik yang telah berlangsung berbulan-bulan. Alih-alih menjadi penengah, ketua DPRD justru dituding turut menjadi bagian dari intervensi yang dilakukan oleh Dinkes KB.
Salah seorang perwakilan nakes, Mahrus, mengaku kecewa karena aspirasi mereka tidak pernah ditindaklanjuti secara serius oleh DPRD. Padahal, mereka sudah berulang kali menggelar audiensi demi memperjuangkan keadilan dan transparansi kebijakan internal Dinkes, terutama terkait pengangkatan PPPK dan dugaan intervensi terhadap para nakes.
“Ketua DPRD Rudi Kurniawan tidak menjadi bagian dari solusi, malah audiensi yang hari ini kita laksanakan di DPRD, berdasarkan informasi, dia menolak untuk menandatangani berkaitan dengan audiensi yang kami laksanakan,” katanya, Kamis (9/10/2025).
Lebih lanjut, Mahrus menegaskan, para nakes tidak akan berhenti menyuarakan ketidakadilan yang mereka alami. Dia menilai lembaga legislatif seharusnya menjalankan fungsi pengawasan terhadap eksekutif, bukan malah ikut dalam praktik intervensi kebijakan yang tidak berpihak kepada tenaga kesehatan.
“Kami menuntut keadilan dan profesionalitas. Ketua DPRD seharusnya menjadi bagian dari solusi, bukan malah menggiring opini di media yang akan melaporkan nakes apabila sampai pada pencemaran nama baik,” timpalnya.
Mahrus menambahkan, sikap diam DPRD menunjukkan bentuk pembiaran. Menurutnya, jika ketua DPRD merasa keberatan dengan tudingan yang dilayangkan para nakes, seharusnya dia hadir dalam audiensi untuk menyampaikan kebenaran atas polemik yang bergulir.
“Ketua DPRD sebagai representasi dari masyarakat, sampai detik ini tidak pernah hadir untuk mem-back up teman-teman nakes untuk mengkonfrontir Dinkes, yang ada hanya menjadi bagian intervensi,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Ketua DPRD Sampang Rudi Kurniawan belum memberikan tanggapan terkait tudingan tersebut. (yan/zul)





