9 Siswa Diduga Keracunan MBG, Dinkes Pamekasan Turunkan Tim Investigasi

Pendidikan141 views

KABAR MADURA | Sebanyak 9 siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Toronan 1, Pamekasan, diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (15/10/2025).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan dr. Saifuddin membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dari 9 siswa yang mengalami gejala keracunan, tiga di antaranya harus menjalani perawatan di puskesmas, sementara enam lainnya cukup mendapatkan perawatan jalan.

“Kami sudah menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan. Ini sifatnya masih dugaan, kami belum bisa menjustifikasi bahwa penyebabnya mutlak dari makanan program MBG,” jelas Saifuddin.

Baca Juga:  Daftar Penerima Manfaat BSPS 2026 Tahap Dua di Bangkalan Masih Menunggu Verifikasi Pemerintah Pusat

Menurutnya, Dinkes telah mengambil sejumlah sampel makanan untuk diuji di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya. Pemeriksaan itu dilakukan guna memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

“Hasilnya biasanya bisa diketahui dalam waktu sekitar satu minggu. Sampel makanan itu kami biakkan untuk melihat apakah ada kontaminasi atau tidak,” tegasnya.

Namun, dari hasil penelusuran awal, Saifuddin mengungkapkan, adanya indikasi bahwa proses penyimpanan dan distribusi makanan kemungkinan melebihi tenggat waktu ideal.

“Masa siap dan masa distribusi sepertinya terlalu lama, sehingga ada kemungkinan itu menjadi salah satu faktor,” imbuhnya.

Baca Juga:  Apel Santri IBS PKMKK, Kapolsek Larangan Ingatkan Bijak Bermedia Sosial dan Jauhi Bullying

Sementara itu, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pamekasan Nyalabuh Daya, Vicky Handika, yang dikonfirmasi terkait kejadian ini, belum memberikan keterangan. (rul/ong)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *