9 Siswa Diduga Keracunan MBG, Dinkes Pamekasan Turunkan Tim Investigasi

Pendidikan144 views

KABAR MADURA | Sebanyak 9 siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Toronan 1, Pamekasan, diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (15/10/2025).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan dr. Saifuddin membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dari 9 siswa yang mengalami gejala keracunan, tiga di antaranya harus menjalani perawatan di puskesmas, sementara enam lainnya cukup mendapatkan perawatan jalan.

“Kami sudah menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan. Ini sifatnya masih dugaan, kami belum bisa menjustifikasi bahwa penyebabnya mutlak dari makanan program MBG,” jelas Saifuddin.

Baca Juga:  Persiapan Matang, Laskar Sape Kerrab Optimistis Amankan Poin Kandang

Menurutnya, Dinkes telah mengambil sejumlah sampel makanan untuk diuji di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya. Pemeriksaan itu dilakukan guna memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

“Hasilnya biasanya bisa diketahui dalam waktu sekitar satu minggu. Sampel makanan itu kami biakkan untuk melihat apakah ada kontaminasi atau tidak,” tegasnya.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Namun, dari hasil penelusuran awal, Saifuddin mengungkapkan, adanya indikasi bahwa proses penyimpanan dan distribusi makanan kemungkinan melebihi tenggat waktu ideal.

Baca Juga:  Hari Bumi, UKM Mastapala Gelar FGD dan Aksi Bersih Sampah di Branta Pesisir

“Masa siap dan masa distribusi sepertinya terlalu lama, sehingga ada kemungkinan itu menjadi salah satu faktor,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pamekasan Nyalabuh Daya, Vicky Handika, yang dikonfirmasi terkait kejadian ini, belum memberikan keterangan. (rul/ong)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *