Kena Seleksi Kemensos, Bantuan Anak Yatim di Sumenep Tidak Mencakup Seluruhnya

Sosial68 views

KABAR MADURA | Program bantuan untuk anak yatim dari Kementerian Sosial (Kemensos) kembali disalurkan di Sumenep. Tahun ini, tercatat 1.356 anak yatim menerima bantuan tersebut. Namun, jumlah itu dinilai belum mencakup seluruh anak yatim di Sumenep.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Sumenep Mustangin menjelaskan bahwa program ini memang bersifat selektif dan tidak menyasar semua wilayah maupun penerima di kabupaten.

“Program ini memang tidak menyasar seluruh anak yatim di Sumenep. Penerimanya ditentukan langsung oleh Kementerian Sosial melalui data yang terintegrasi,” jelas Mustangin.

Mustangin menerangkan, bantuan sosial tersebut disalurkan langsung ke rekening atau ATM masing-masing penerima, tanpa melalui pemerintah daerah.

Baca Juga:  Lahan SR di Bangkalan Mulai Diratakan, Pembangunan Tunggu Persetujuan Pemerintah Pusat

“Dana bantuan itu langsung dicairkan ke rekening anak yatim yang bersangkutan. Jadi tidak melalui dinsos atau pemerintah desa,” ujarnya.

JJS Kabar Madura

Dia menambahkan, besaran bantuan yang diterima sebesar Rp200 ribu per bulan. Bantuan itu diharapkan dapat membantu kebutuhan dasar anak-anak yatim, terutama untuk pendidikan dan kebutuhan harian.

Meski disyukuri karena menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat, Mustangin tak menampik bahwa banyak anak yatim lain di Sumenep yang belum terdata dan belum mendapat bantuan serupa.

Baca Juga:  Empat Lahan Disiapkan, Sekolah Rakyat Pamekasan Segera Dibangun

“Jumlah anak yatim di Sumenep tentu lebih banyak dari itu. Kami berharap ke depan ada perluasan data agar semua yang berhak bisa terakomodasi,” katanya.

Pemkab, kata Mustangin, akan terus berkoordinasi dengan Kemensos agar kuota penerima di Sumenep ditambah. Menurutnya, keberadaan program semacam ini sangat membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

“Kalau bisa diperluas, tentu lebih baik. Karena banyak anak yatim di desa-desa terpencil yang juga sangat membutuhkan perhatian,” pungkasnya. (ara/waw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *