Upacara Harjad Pamekasan Penuh Nuansa Lokal, Bupati Minta Masyarakat Tidak Lupa Sejarah

Berita61 views

KABAR MADURA | Upacara Peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-495 Kabupaten Pamekasan berlangsung khidmat di Lapangan Negara Bhakti Mandhapa Agung Ronggosukowati, Senin (3/11/2025). Uniknya, semua rangkaian upacara itu dikemas dengan penggunaan Basa Engghi Bunten, atau yang biasa dikenal dengan Bahasa Madura halus. 

Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan stakeholder terkait, semakin kental dengan identitas lokal Pamekasan melalui baju adat yang digunakan oleh para tamu undangan dan iringan lagu khas Madura. 

Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman mengatakan, penggunaan Bahasa Madura di upacara tersebut merupakan bagian dari bentuk pelestarian terhadap budaya lokal. Sebab menurutnya, bahasa daerah merupakan sebagian dari budaya dan tradisi. Sehingga, perlu adanya wujud pelestarian secara masif agar etnis Madura tetap terjaga.  

Baca Juga:  Filosofi Carok sebagai Indigenous Theory Modern untuk Meningkatkan Performance Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Madura

“Pamekasan termasuk 10 daerah yang mendapatkan apresiasi dari pusat, karena bahasa daerah masih digunakan. Pelestarian bahasa ini penting, agar etnis Madura tetap ada,” terangnya, Senin (3/11/2025). 

Kiai Kholil menyebut, di momentum perayaan Harjad ke-495 ini, pihaknya mengajak masyarakat Pamekasan untuk tidak melupakan sejarah. Menurutnya, perjalanan Pamekasan hingga sekarang tidak pernah lepas dari peranan penting para tokoh terdahulu. 

Salah satunya seperti peristiwa 1530 Masehi, yang menjadi cikal bakal berdirinya Pamekasan. Dikatakan, di tahun tersebut, Ronggosukowati dikukuhkan sebagai Raja Pamelingan, atau yang kini dikenal sebagai Pamekasan. 

Baca Juga:  HIPMI Pamekasan Siap Gelar Ekonomi Fest 2026, Libatkan Puluhan UMKM dan Ekonomi Kreatif

“Kita ingin memberikan pendidikan, edukasi kepada kawula muda, untuk mengenal sejarah di daerah hingga sampai di tahun ini,” tambah pengasuh Pesantren Matsaratul Huda, Panempan itu.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Pamekasan itu juga meminta kepada seluruh stakeholder terkait untuk saling bersinergi dalam membangun Pamekasan yang lebih maju. (nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *