KABAR MADURA | Kondisi halaman depan Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan menjadi sorotan publik, terutama saat laga pekan ke-12 Super League 2025–2026 antara Madura United melawan Persijap Jepara, Minggu malam (9/11/2025). Pasalnya, di beberapa titik area depan stadion, khususnya di pintu masuk, tampak mengalami kerusakan cukup parah.
Kerusakan terlihat pada paving block yang terangkat dari permukaan tanah dan hancur, menyisakan gundukan tanah serta potongan paving yang tidak beraturan. Dari hasil peninjauan di lapangan, permukaan yang bergelombang di area itu menunjukkan kemungkinan diakibatkan adanya tekanan berat, galian, atau kerusakan akibat rembesan air di bawah permukaan.
Kondisi ini menjadi perhatian publik karena stadion itu baru satu tahun rampung menjalani renovasi besar-besaran oleh pemerintah pusat.
Menanggapi hal itu, Plt. Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Prestasi Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan Moh. Zahrie menyatakan akan segera berkoordinasi untuk menindaklanjuti pembenahannya.
Dia mengakui bahwa pembenahan terhadap SGMRP memang menjadi tanggung jawab instansinya. Namun, untuk pelaksanaan perbaikan paving block, pihaknya perlu melakukan koordinasi internal serta survei langsung ke area yang rusak.
“Terkait kerusakan itu, kami koordinasikan dulu dengan pimpinan, karena ini pembenahan insidentil, terlebih perubahan anggaran sudah ditetapkan,” jelasnya, Senin (10/11/2025).
Meski begitu, lanjut Zahrie, pihaknya akan mengupayakan agar perbaikan bisa segera dilakukan sebelum SGMRP kembali digunakan untuk pertandingan kandang Madura United berikutnya di kompetisi Super League 2025/2026.
Namun, Zahrie juga menyebut, pavingisasi di halaman stadion itu tidak termasuk bagian dari mega proyek renovasi dari pemerintah pusat beberapa waktu lalu.
“Tapi kami upayakan, sebelum laga berikutnya perbaikan sudah selesai,” tutupnya. (nur/zul)





