Jelang Akhir Tahun, Pengerjaan Proyek PJU di Pamekasan Dikebut

Berita61 views

KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) tengah mempercepat penyelesaian proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah wilayah menjelang berakhirnya tahun anggaran 2025.

Berdasarkan data Dishub Sampang, 267 titik PJU ditargetkan rampung pada akhir Desember mendatang. Rinciannya, 157 titik berada di Jalan Halim Perdana Kusuma atau Jalan Lingkar Selatan (JLS), sedangkan 110 titik lainnya tersebar di Jalan Kusuma Bangsa, Kecamatan Kedungdung.

Pengelola Pengadaan Barang dan Jasa Muda Bagian Pengadaan (Barjas) dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Kabupaten (Setkab) Sampang Siti Fahriyah menjelaskan, proses lelang proyek PJU itu telah berjalan sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku.

Baca Juga:  Bank Sampang Raih Penghargaan Top BUMD Awards 2026 BPRS Bintang 5

“Dalam proses pengadaan, hanya ada satu hingga dua peserta yang mengunggah penawaran untuk masing-masing paket, seluruh tahapan telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya, Kamis (13/11/2025).

Menurutnya, masing-masing Kelompok Kerja (Pokja) hanya menangani satu paket lelang agar dapat fokus dalam proses evaluasi dan penyelesaian.

“Perbedaannya memang pada jadwal evaluasi karena kondisional,” imbuhnya

Menanggapi hal itu, Ketua Forum Alumni BEM (Fabem) Sampang Taufik menilai, percepatan proyek menjelang akhir tahun harus diimbangi dengan pengawasan ketat agar tidak menyalahi aturan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Baca Juga:  Banyak PJU Rusak, Dishub Bangkalan hanya Miliki Anggaran Rp300 Juta untuk Perawatan

Dalam regulasi, kata Taufik, terutama Perpres Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, disebutkan bahwa efisiensi dan transparansi menjadi prinsip utama.

“Jangan sampai percepatan ini menimbulkan kesan proyek kejar tayang tanpa memperhatikan kualitas dan asas manfaat publik,” tegasnya.

Dia juga mendorong pemerintah daerah untuk membuka informasi progres proyek kepada publik secara berkala.

“Kami berharap Dishub dan Barjas lebih terbuka soal progres dan hasil pekerjaan, karena itu bentuk tanggung jawab moral terhadap masyarakat yang dibiayai dari uang rakyat,” pungkasnya. (yan/zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *