Banyak PJU Rusak, Dishub Bangkalan hanya Miliki Anggaran Rp300 Juta untuk Perawatan

Berita38 views

KABAR MADURA | Keberadaan fasilitas lampu penerangan jalan umum (PJU) sangat membantu pengendara saat melintas di malam hari. Namun, di sejumlah ruas jalan tingkat kecamatan di Bangkalan, fasilitas ini masih belum memadai.

Tidak hanya jumlahnya yang terbatas di beberapa titik lalu lintas ramai, ratusan PJU juga dilaporkan mengalami penurunan fungsi. Kerusakan yang terjadi bervariasi, mulai dari gangguan ringan hingga rusak total.

Salah satu titik yang menjadi perhatian berada di ruas jalan arah Arosbaya menuju Bangkalan. Di lokasi tersebut, PJU terpantau tidak berfungsi dengan baik sehingga menyulitkan pengendara, terutama pada malam hari. Kondisi jalan yang bergelombang dan berlubang semakin meningkatkan risiko kecelakaan, sekaligus berpotensi menjadi titik rawan kejahatan.

Baca Juga:  Alokasi DBHCHT Menyusut, Disnaker Bangkalan Kurangi Pelatihan Kerja dan Fokus Tingkatkan Serapan Tenaga Kerja

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Bangkalan Agus Suhartoyo mengatakan, persoalan PJU ini telah masuk dalam skema perbaikan. Namun, keterbatasan armada menjadi kendala utama dalam percepatan penanganan.

“Warga memang melapor ada di beberapa kecamatan PJU mati. Penanganan memang lambat, sebab armada kami hanya satu dan ketika mau ke kecamatan dan kecamatan yang lain butuh waktu,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Pihaknya tetap berkomitmen menindaklanjuti setiap keluhan masyarakat, meskipun perbaikan dilakukan secara bertahap.

Baca Juga:  Sopir Diduga Microsleep, Minibus Hantam Pohon di Akses Suramadu, Tujuh Orang Terluka

“Keluhan masyarakat yang ada tentu akan kami tangani, namun tidak langsung satu kali selesai semua,” tegasnya.

Selain keterbatasan armada, faktor anggaran juga menjadi tantangan. Agus menjelaskan, dana yang tersedia untuk perawatan PJU saat ini berkisar Rp300 juta, yang dinilai masih belum mencukupi jika melihat kebutuhan di lapangan.

“Kalau melihat fenomena di tahun sebelumnya anggaran tersebut kurang,” tukas Agus. (fik/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *