KABAR MADURA | Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan dalam memberikan perlindungan ekonomi kepada masyarakat kembali diwujudkan melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025. Penyaluran bantuan itu telah dimulai sejak 6 November hingga 20 November 2025.
Program ini menyasar 18.606 buruh tani di seluruh kecamatan di Pamekasan. Penyaluran dilakukan secara bertahap di 13 kecamatan untuk memastikan prosesnya berjalan tertib.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Pamekasan Agus Wijaya menegaskan, mekanisme pendistribusian berlangsung sesuai jadwal dan merata.
“Selain buruh tani, kami juga telah menyalurkan BLT DBHCHT kepada 4.785 buruh pabrik rokok,” ujarnya, Kamis (13/11/2025).
Sebelumnya, Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman secara simbolis telah memulai penyaluran BLT pada 3 November 2025 di Pendopo Mandhapa Aghung Ronggosukowati. Sebanyak 104 penerima dari Desa Bettet turut hadir, masing-masing memperoleh bantuan sebesar Rp600.000.
Dinsos mencatat total anggaran BLT DBHCHT tahun ini mencapai Rp11.163.600.000, dengan Kecamatan Proppo sebagai daerah dengan jumlah penerima terbanyak, diikuti Kecamatan Pademawu.
Agus memastikan seluruh penerima telah melalui proses verifikasi sesuai ketentuan.
“Kami memastikan proses penyaluran berjalan aman dan tepat sasaran. Seluruh penerima telah melalui tahapan verifikasi,” tegasnya.
BLT tersebut ditujukan khusus bagi buruh tani tanpa kepemilikan lahan yang menggantungkan penghasilan pada pekerjaan di sawah atau ladang milik orang lain.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi para buruh tani, terutama di tengah naiknya harga kebutuhan pokok,” tukasnya. (nur/zul)





