KABAR MADURA | Sebanyak 22 peserta Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) Bougenfile di Desa Waru Timur, Kecamatan Waru, resmi diwisuda pada Selasa (3/12/2025). Prosesi itu dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Pamekasan Saudi Rahman.
Acara wisuda turut dihadiri Ketua TP PKK Kecamatan Waru, Kepala Desa Waru Timur, Ketua TP PKK Desa, koordinator dan penyuluh KB, kader Bina Keluarga Lansia (BKL), para tutor Selantang, kepala sekolah, serta keluarga para wisudawan. Kehadiran berbagai pihak itu menambah kekhidmatan suasana wisuda bagi para lansia yang dinyatakan lulus.
Saudi Rahman menjelaskan, Selantang merupakan pendidikan nonformal yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup para lansia. Program ini mendorong peserta agar tetap aktif, baik secara fisik, sosial, maupun mental, serta mampu beradaptasi secara positif pada proses penuaan.
“Hari ini sangat istimewa karena 22 siswa Selantang dinyatakan lulus. Mereka membuktikan bahwa usia bukan halangan untuk terus belajar dan berkembang,” paparnya.
Dia menambahkan, para wisudawan telah menunjukkan peningkatan kapasitas, ditandai dengan tumbuhnya lansia yang lebih produktif, kreatif, dan mandiri. Sebab itu, pihaknya mendorong mereka untuk tetap aktif berperan dalam kehidupan masyarakat serta menjadi teladan bagi generasi muda.
Saudi menyebut, program Selantang tidak berhenti pada tahap pertama. Setelah ini masih ada Selantang tahap kedua dengan enam kali pertemuan, yang lebih ringkas dibanding tahap pertama yang berjumlah 13 pertemuan.
“Kalau dianalogikan seperti kuliah, tahap pertama ini setara S1. Kami berharap para peserta berlanjut ke S2, yaitu Selantang tahap berikutnya,” tuturnya.
Dia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran program, mulai dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TP PKK, penyuluh KB, hingga para tutor yang setia mendampingi peserta sejak awal proses pembelajaran. (rul/ong)





