KABAR MADURA | Universitas Islam Madura (UIM) menggelar kuliah umum dalam rangka peringatan Hari Antikorupsi, Senin (8/12/2025). Kegiatan tersebut sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter dan kesadaran hukum di lingkungan kampus.
Rektor UIM Ahmad Asir mengatakan, kuliah umum itu digelar untuk menambah wawasan mahasiswa terkait pendidikan antikorupsi yang sudah masuk dalam kurikulum.
Menurutnya, penguatan pengetahuan mahasiswa mengenai hukum dan pencegahan korupsi harus terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Kebetulan di UIM ini ada mata kuliah pendidikan antikorupsi, jadi kuliah umum ini untuk menambah wawasan terkait mata kuliah tersebut,” terangnya, Senin (8/12/2025).
Selain untuk menambah wawasan, lanjut Ahmad, kegiatan itu juga menjadi momentum untuk menjalin kemitraan dengan berbagai instansi, mulai dari polres, pemkab, kejaksaan, hingga pengadilan.
Bagi Ahmad, kemitraan dengan berbagai instansi itu dinilai penting guna memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan penegakan peraturan perundang-undangan hukum yang berlaku.
Dia juga menambahkan, kegiatan kuliah umum seperti ini akan terus berlanjut, baik satu kali dalam setahun maupun setiap semester. Hal itu dilakukan untuk memperkenalkan perkembangan hukum dan perundang-undangan kepada mahasiswa.
“Kuliah umum ini juga untuk memperkenalkan bagaimana peraturan perundang-undangan yang berlaku. Jadi yang kita kolaborasikan adalah hal-hal yang berkaitan dengan kesadaran hukum,” tukasnya. (nur/zul)





